80,10 Persen Warga Puas pada Kinerja Wali Kota Kupang Christian Widodo dan Wawali Serena Francis

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com — Hasil survei terbaru yang dilakukan Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara FISIP Undana menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat Kota Kupang terhadap kinerja Wali Kota Christian Widodo dan Wakil Wali Kota Serena Francis mencapai 80,10 persen. Angka ini dinilai berada di atas rata-rata kota lain yang setara dan mencerminkan arah kepemimpinan yang diterima publik.

Survei tersebut dipaparkan dalam Diskusi Publik Kepemimpinan Transformasi Kepala Daerah: Refleksi Kepuasan dan Harapan Masyarakat terhadap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, yang digelar Forum Advokasi Kebijakan Publik di Subasuka Resto, Sabtu (6/12/2025).

Narasumber pertama, Dr. I Yoga Putu Bumi Pradana, menjelaskan bahwa survei dilakukan secara mandiri pasca Pilkada Serentak 2024, dengan Kota Kupang dipilih sebagai contoh karena posisinya sebagai barometer pembangunan di NTT.

“Kepemimpinan kepala daerah adalah faktor krusial. Kami ingin tahu seberapa jauh kepuasan masyarakat serta apa harapan mereka kepada pemerintah kota,” ujar Yoga.

Survei dilakukan pada periode September–November 2025 menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, analisis kualitatif, dan teknik Multistage Cluster Random Sampling.

Menurut Yoga, hasil 80,10 persen menunjukkan legitimasi kuat masyarakat terhadap duet Christian–Serena.

“Publik merasakan arah baru, ritme baru, dan energi baru. Bahkan 65,28 persen responden tidak menyebutkan kelemahan kepemimpinan, yang berarti tingkat penerimaan publik sangat tinggi. Ini menjadi modal penting untuk percepatan kebijakan,” tegasnya.

Narasumber kedua, Dr. Laurensius Sairani, menyoroti sejumlah catatan penting dari survei tersebut. Menurutnya, pembangunan di Kota Kupang harus dirasakan merata oleh seluruh wilayah, terutama kawasan pinggiran yang tengah mengalami pertumbuhan eksponensial.

Ia juga menilai bahwa kepemimpinan Kota Kupang telah menunjukkan responsivitas, namun perlu memperkuat aspek akuntabilitas.

“Masalah sampah dan pemenuhan air minum masih menjadi keluhan utama warga. Jika dua hal ini tidak ditangani dengan baik, maka tingkat kepuasan bisa berubah,” jelas Laurensius.

Ia menegaskan, sebagai kota ekonomi, Kupang harus bergerak menuju sistem tata kelola yang terintegrasi dan berorientasi digital.

Secara umum, hasil survei ini menempatkan pemerintahan Christian Widodo dan Serena Francis pada posisi yang kuat di mata publik. Tingkat kepercayaan yang tinggi dinilai sebagai fondasi utama untuk mendorong percepatan pembangunan, inovasi kebijakan, dan transformasi pelayanan publik di Kota Kupang.

Diskusi ini menjadi ruang refleksi sekaligus pengingat bahwa kepuasan masyarakat bukan hanya penilaian, tetapi juga kompas menuju arah pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (jrg)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...