Tiga Batu Tungku Dalam Bingkai 10 3 7, Modal Utama MTQ Kecamatan Abal

Date:

Share:

Kalabahi, seputar-ntt.com – Tiga batu tungku (Agama, pemerintah, adat) dalam bingkai 10 3 7 menjadi modal utama dalam menyukseskan lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Alor Barat Laut (Abal) yang dihelat di Desa Lefokisu.

“Masyarakat Abal merupakan masyarakat majemuk dan punya ciri khas tersendiri. 10 kampung adat, 3 kampung Alor dan 7 kampung Pura sebagai alat pemikat dan pemersatu dalam menyukseskan kegiatan ini,” kata Camat Debrina Lelang pada pembukaan MTQ XXVIII, Senin, 9/3/2020 malam.

Menurutnya, warisan yang ditinggalkan leluhur dalam bentuk syair sebagai perekat antar sesama ini merupakan anugrah terindah dan terbesar yang dititipkan Tuhan di Alor khususnya Abal sendiri.

“Ini harus terus kita jaga dari generasi ke generasi sehingga kerukunan antar dan inter agama selalu terjaga. Ingat, kita boleh lahir di gunung ataupun di pantai tetapi kita punya satu moyang,” tegasnya.

Wanita yang dijuluki “Srikandi Abal” ini juga berharap kepada seluruh masyarakat dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan ini berlangsung.

“Semoga dengan MTQ ini menghasilkan peserta terbaik untuk mewakili Abal dan Alor di tingkat kabupaten, provinsi, nasional maupun internasional,” harapnya.

Ketua LPTQ Abal Bahrudin Djanti yang mengatakan, MTQ merupakan sebuah implementasi untuk merangsang generasi muda Islam untuk bisa memahami isi kandungan Al-Qur’an secara utuh.

“Sebagai lembaga yang punya hajatan, kami ingin menyampaikan kepada dewan hakim agar perasaan subyektif dihindarkan dalam penilaian,” tegasnya.

Kepada para peserta, official, ia berharap, rasa sportifitas harus tetap dijunjung tinggi karena dalam perlombaan pasti ada kalah dan menang.

“Namun terpenting dari kehadiran kita disini bukan semata-mata mengikuti lomba, tetapi satu hal yang paling hakiki adalah nilai silaturahmi,” ungkap Djanti.

Sementara Ketua Panitia Rahman Alimang menyampaikan, tujuan dari MTQ untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT melalui membaca ayat suci Al-Qur’an.

“Kerekatan sosial untuk terciptanya persatuan inter dan antar umat beragama sebagai wujud kebersamaan dalam bingkai 10 3 7 perlu juga ditingkatkan, serta mempersiapkan qori/qoriah terbaik setiap tingkatan dan jenis lomba untuk diikutsertakan dalam MTQ tingkat kabupaten,” pungkasnya. (*Pepenk).

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...