Gelora Muda Nusantara Gelar Pengabdian Masyarakat di Manggarai Barat

Date:

Share:

Labuan Bajo, seputar-ntt.com – Kegiatan Ekspedisi Inisiator Muda ke-7 sukses terselenggara di Dusun Menjaga, Desa Macang Tanggar, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat. Kegiatan yang dilabeli dengan nama Ekspedisi Nusa Nipa batch 3 ini merupakan salah satu program dari Yayasan Gelora Muda Nusantara, sebuah organisasi non profit yang dibentuk sebagai wadah bagi para pemuda untuk menumbuhkan sikap simpati dan empati, mendorong berpikir kritis, serta membentuk jiwa kepemimpinan transformatif. Kegiatan Ekspedisi Nusa Nipa batch 3 dilaksanakan dari tanggal 13 s.d 23 Oktober 2023 serta diikuti oleh sembilan belas peserta dari berbagai penjuru nusantara dengan latar keilmuan yang berbeda.

Selama lebih dari satu minggu di Dusun Menjaga, para peserta melakukan program pengabdian masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan dan literasi, ekonomi kreatif, serta lingkungan dan agraria. Dusun Menjaga dipilih sebagai lokasi kegiatan karena beberapa alasan seperti letak geografis yang cukup jauh dari pusat kota, kondisi pembangunan infrastruktur khususnya akses jalan yang masih belum maksimal, serta potensi alam yang belum dimanfaatkan secara maksimal dan lain-lain. Hal-hal tersebut yang kemudian menjadi alasan Yayasan Gelora Muda Nusantara memilih Dusun Menjaga sebagai lokasi kegiatan Ekspedisi Nusa Nipa batch 3 dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai aspek.

Bentuk program yang sukses terlaksana antara lain: Divisi Ekonomi dan Lingkungan sukses melakukan penanaman mangrove, kegiatan sosial beach clean-up bersama masyarakat, sosialisasi bahaya sampah plastik kepada anak sekolah, pelatihan wirausaha yakni pembuatan abon ikan tuna sebagai pengembangan potensi lokal, serta kreasi menghias tas dengan teknik eco-print. Divisi Kesehatan sukses menyelenggarakan kegiatan penyuluhan stunting, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, edukasi kader kesehatan, edukasi PHBS kepada anak sekolah, serta penyuluhan gizi seimbang yang dilanjutkan dengan demonstrasi masak makanan bergizi seimbang. Sedangkan Divisi Pendidikan sukses menyelengarakan kegiatan yang berfokus di SDN Menjaga seperti pengembangan minat baca dan motivasi belajar bagi anak-anak, mengasah bakat anak-anak serta pengenalan profesi untuk mendorong anak-anak dalam memiliki cita-cita.

Selain itu, di akhir kegiatan para peserta pengabdian berdiskusi dan melakukan penyusunan policy brief atau kertas kebijakan yang dirangkum dari hasil temuan selama kegiatan, yaitu sebagai berikut:

Divisi Ekonomi yang melakukan observasi dan wawancara langsung ke masyarakat menemukan fakta bahwa program UMKM belum berjalan dengan maksimal di Dusun Menjaga. Banyak masyarakat yang mengaku tertarik untuk membentuk UMKM khususnya usaha yang dapat mengembangkan potensi lokal seperti olahan biota laut yang jumlahnya melimpah di Dusun Menjaga, namun terhalang oleh akses pendanaan dan tidak memiliki keterampilan dalam pemasaran produk. Oleh karena itu Divisi Ekonomi memberikan rekomendasi kebijakan khususnya kepada pemerintah Dusun Menjaga dan dinas terkait untuk memaksimalkan program pemberdayaan UMKM serta menyediakan akses pemodalan bagi masyarakat yang memiliki ketertarikan di bidang usaha.

Berdasarkan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang dilaksanakan pada Hari Selasa, 17 Oktober 2023, Divisi Kesehatan menemukan fakta bahwa penyakit hiperkolesterolemia (kadar kolesterol dalam darah tinggi) merupakan penyakit utama yang dijumpai pada masyarakat Dusun Menjaga. Sebanyak 21 dari 65 orang yang mengikuti pemeriksaan kesehatan terdeteksi mengalami hiperkolesterolemia. Oleh karena itu dalam rekomendasi kebijakan, Divisi Kesehatan mengusulkan adanya kegiatan yang mempromosikan pengurangan konsumsi makanan tinggi kolesterol (seperti cumi, daging merah, gorengan) serta meningkatkan konsumsi sayur dan buah sehari-hari bagi masyarakat Dusun Menjaga. Selain itu, berdasarkan hasil observasi dan wawancara langsung ditemukan fakta bahwa masyarakat mengalami kesulitan dalam melakukan pemeriksaan kesehatan rutin akibat lokasi fasilitas kesehatan yang jauh dari dusun sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit bagi masyarakat jika ingin berobat. Sulitnya akses menuju fasilitas kesehatan terdekat mendorong Divisi Kesehatan memberikan rekomendasi kepada pemangku kebijakan untuk menyediakan fasilitas kendaraan yang dapat digunakan untuk mempermudah akses menuju fasilitas kesehatan bagi masyarakat Dusun Menjaga.

Divisi Pendidikan menemukan fakta bahwa angka pendidikan di Dusun Menjaga masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh kompleksitas permasalahan mulai dari kesadaran masyarakat, kondisi ekonomi, hingga akses ke Sekolah Menengah Pertama maupun Sekolah Lanjut Tingkat Atas cukup jauh dari dusun. Oleh karena itu, Divisi Pendidikan merekomendasikan perlunya kolaborasi antar sektor khususnya Pemda Kabupaten untuk menyelengarakan program yang mendorong kesadaran masyarakat atau pembangunan gedung sekolah dalam upaya mendorong tingkat pendidikan di Dusun Menjaga.

Koordinator tim sekaligus Pembina Yayasan Gelora Muda Nusantara, dr. Jesika Andrea berharap kegiatan Ekspedisi Nusa Nipa batch 3 tidak hanya bersifat sesaat, namun dengan adanya temuan-temuan selama kegiatan yang kemudian disusun dalam kertas kebijakan ini diharapkan akan ada follow-up sehingga kegiatan berdampak nyata dan berkelanjutan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di Dusun Menjaga. dr. Jesika juga menyampaikan harapannya yaitu semoga kegiatan serupa dapat terlaksana di lebih banyak titik di Indonesia dengan melibatkan peserta yang lebih banyak dan beragam.(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...