Lembata, seputar-ntt.com – Mahasiswa Unwira Kupang tegaskan pentingnya literasi kepada seluruh murid melalui penuturan cerita dongeng, di SDK Baobolak, kecamatan Nagawutung, kabupaten Lembata pada hari Jumat 2 Agustus 2024.
Pentingnya kebiasaan literasi tentu saja tidak selalu melalui mata pelajaran di sekolah dan bimbingan para guru, tetapi juga melalui pelatihan singkat dan sederhana seperti penuturan cerita dongeng.
“Para murid di SD punya kecendrungan menyukai hal-hal yang sifatnya menarik dan tidak membosankan, oleh karena itu saya berpikir bahwa penuturan cerita dongeng dengan gaya storytelling dapat menjadi opsi yang baik untuk diterapkan” tutur Nindi Findoro sebagai penyelenggara pelatihan storytelling seusai pelatihan selesai (02/08).
Selain itu, Yolan Mafo, sebagai peraga narasi cerita mengatakan bahwa, melalui penuturan dongeng bergaya storytelling para murid juga dapat mengekspresikan imajinasi mereka dalam membaca setiap kata yang tertera pada naskah.
“Selain melatih intonasi membaca, dan memahami tanda baca dalam cerita, tentu saja penting bagi mereka untuk mengungkapkan setiap kalimat dalam narasi dengan ekspresi, serta pentuing juga bagi mereka untuk memahami bahwa ekspresi yang mereka tunjukan sembari membaca bukan untuk sebuah bahan candaan, tetapi lebih kepada kebebasan mereka dalam berekspresi” Tutup Yolan.
Penulis : Aprilianus Man (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unwira Kupang, Semester 6)
Follow