Lembata, seputar-ntt.com – Dalam wawancara dengan seorang mahasiswa dari Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Kepala Desa Penikenek, Rofinus, membahas pentingnya penguatan kapasitas pemerintah desa dalam penyusunan dan pelaksanaan Peraturan Desa (PERDES). Wawancara ini dalam rangka menggali strategi serta tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut.
Rofinus menjelaskan bahwa motivasi utama pemerintah desa adalah memastikan bahwa setiap peraturan yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat diimplementasikan secara efektif.
“Kami ingin memastikan PERDES tidak hanya menjadi dokumen formalitas, tetapi juga alat nyata untuk memajukan desa,” kata Rofinus di kediamannya pada Rabu, (14/8/2024)
Untuk mencapai tujuan itu lanjut Rofinus, pemerintah desa telah mengadakan berbagai pelatihan dan workshop bagi perangkat desa dan masyarakat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang proses penyusunan PERDES dan pentingnya partisipasi aktif dari semua pihak.
Ia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam setiap tahap penyusunan, dari identifikasi masalah hingga evaluasi pelaksanaan.
“Tanggapan masyarakat sangat positif,” tambahnya. “Mereka merasa lebih terlibat dan memiliki suara dalam menentukan arah kebijakan desa, yang memberikan masukan berharga bagi kami dalam menyusun PERDES yang lebih relevan.” Lanjutnya.
Rofinus berharap agar dengan PERDES yang kuat dan partisipasi masyarakat yang tinggi, dapat mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)
Penulis : Affi Medilmana
Follow