Kalabahi, seputar-ntt.com – Belakangan ini kita dihadapkan pada berbagai isu nasional, mulai dari pelemahan ekonomi akibat harga dollar, kenaikan harga kebutuhan pokok, isu ketenagakerjaan dan PHK, pendidikan, kebijakan pemerintah yang menimbulkan perbedaan pendapat, hingga berbagai seruan aksi dan isu sosial politik yang berkembang di media sosial.
Menyikapi kondisi tersebut, Ketua Koalisi KOPI (Koalisi Aksi Orang Muda untuk Perubahan Iklim) Alor, Novita Ayu Matoneng mengajak seluruh masyarakat khususnya generasi saat ini untuk tetap tenang, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Media sosial bisa jadi sumber informasi, tapi juga bisa jadi sumber provokasi. Sebelum like, share, atau komentar, pastikan informasinya benar. Jangan sampai satu klik kita justru memicu konflik. Bijak bermedia sosial,” harapnya.
Ia menambahkan, setiap warga negara mempunyai hak untuk menyampaikan pendapat secara damai, sesuai aturan yang berlaku, serta mengutamakan dialog dan musyawarah.
“Namun perlu juga menghindari berbagai macam tindakan yang menjurus ke anarkis, perusakan fasilitas umum, atau tindakan lain yang dapat merugikan masyarakat umum dan diri sendiri,” kata No Ayu.
Dirinya juga berharap, semua elemen masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan, toleransi, dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi kekuatan dan budaya bangsa ini.
“Orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, pendidik, dan tokoh pemuda diharapkan turut memberikan edukasi serta menjadi penyejuk di tengah berbagai dinamika yang berkembang,” ujarnya.
No Ayu juga menilai, perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam kehidupan berdemokrasi. Namun, keamanan, ketertiban, dan persatuan masyarakat harus tetap menjadi prioritas bersama.
“Suara rakyat penting, tapi kedamaian juga tidak kalah penting. Sampaikan pendapat dengan cara yang santun, hormati perbedaan, dan jangan mudah terpancing ajakan yang mengarah pada kekerasan atau perpecahan. Bersama, kita saling jaga agar tetap aman dan damai,” sambung Matoneng.
Dikesempatan ini dirinya juga berharap agar masyarakat bisa memberikan kesempatan pada pemerintah yang sah untuk fokus bekerja untuk memajukan bangsa ini.
“Saat ini pemerintah tengah melaksanakan berbagai program yang berorientasi pada kepentingan rakyat, dan itu perlu waktu, konsistensi, serta dukungan kamtibmas. Untuk itu kita tidak perlu langsung cepat percaya dengan segala macam isu yang berkembang saat ini. Gunakan kemampuan berpikir kritis dan kedewasaan dalam menyikapi dinamika politik adalah benteng utama persatuan,” tutupnya. (Pepenk)
Follow