Kalabahi, seputar-ntt. com – Rektor Universitas Tribuana Kalabahi, Ellia Maruli, S. E. M. M menyambut positif pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Alor.
Kedua program tersebut dinilai memiliki arti penting dalam mendorong peningkatan kualitas hidup sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi pemberdayaan masyarakat.
Program MBG dinilai tidak hanya memberikan manfaat dalam pemenuhan kebutuhan gizi, khususnya bagi anak-anak dan kelompok penerima manfaat, tetapi juga memiliki potensi untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di daerah.
Di Kabupaten Alor sendiri, pelaksanaan MBG terus berkembang dengan telah tersedianya 10 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang mendukung penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.
Rektor berharap, perkembangan tersebut kedepannya semakin memberikan dampak positif bagi masyarakat Alor. Salah satunya melalui pemanfaatan bahan pangan yang bersumber dari hasil produksi petani lokal.
Dengan semakin terbukanya keterlibatan petani dalam mendukung kebutuhan MBG, program tersebut diharapkan sekaligus dapat menjadi ruang bagi produk pertanian lokal untuk terserap secara berkelanjutan.
Menurutnya, penguatan tersebut dapat menciptakan manfaat yang lebih luas karena kebutuhan pangan untuk program MBG dapat berjalan seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, upaya untuk terus menyempurnakan pendataan dan sasaran penerima manfaat juga diharapkan dapat membuat pelaksanaan program semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Hingga saat ini, anak-anak di pedalaman belum tersentuh. Merekalah yang paling membutuhkan pelayanan dari program MBG. Ini menjadi catatan kritis yang perlu dibenahi,” kata Maruli.
Sementara itu, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) juga mendapat apresiasi. Program tersebut dinilai menjadi langkah positif dalam memperhatikan kehidupan masyarakat yang menggantungkan penghidupannya pada sektor kelautan dan perikanan.
Di Kabupaten Alor, KNMP telah dibangun di Kelurahan Adang, Kecamatan Alor Barat Laut, dan selanjutnya direncanakan pembangunan di Kelurahan Kabir, Kecamatan Pantar, serta Kelurahan Kabola, Kecamatan Kabola.
Keberadaan KNMP diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih baik bagi masyarakat pesisir untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan.
Fasilitas yang nantinya tersedia juga diharapkan dapat membantu masyarakat semakin memahami berbagai aspek kehidupan dan usaha nelayan, termasuk bagaimana mengelola potensi kelautan dan perikanan secara lebih produktif.
Rektor Untrib menilai, keberhasilan MBG dan KNMP akan semakin kuat apabila pembangunan dan pelaksanaannya berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah tidak hanya menghadirkan program, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat lokal untuk mengambil bagian dan memperoleh manfaat ekonomi dari program tersebut.
Pada prinsipnya, ia siap mendukung berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi bagian dari sinergi bersama pemerintah dan masyarakat melalui pendidikan, pendampingan, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Program seperti MBG dan KNMP merupakan langkah positif yang perlu kita dukung bersama. Yang terpenting adalah bagaimana program ini terus berkembang dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat, baik dari sisi kesehatan, pendidikan maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi,” tandas Rektor Universitas Tribuana Kalabahi. (*)
Follow