Lampu Soru Ende, Mercusuar Tua Penjaga Selat Flores yang Memikat Saat Senja

Date:

Share:

Ende, seputar-ntt.com – Di ujung selatan kota Ende, Flores, berdiri sebuah menara batu bergaya kuno yang setiap malam memancarkan cahaya menembus gelap Selat Flores. Menara ini adalah Lampu Soru, mercusuar tua yang menjadi penunjuk arah bagi kapal-kapal yang melintasi perairan antara Flores dan Pulau Sumba sejak zaman kolonial Belanda.

Bagi sebagian besar wisatawan yang datang ke Ende untuk melihat peninggalan Bung Karno atau mengejar jalur menuju Danau Kelimutu, keberadaan Lampu Soru sering luput dari daftar kunjungan. Padahal lokasinya hanya sekitar 20 menit berkendara dari pusat kota, melewati kawasan pesisir yang asri dengan pemandangan laut yang terbuka lebar.

Menara mercusuar ini berdiri di area Tanjung Sowing, kawasan berbatu yang menjorok ke laut. Struktur bangunannya masih kokoh dengan cat warna terang yang kontras dengan birunya laut dan langit. Di sekitar menara tumbuh rerumputan dan pepohonan kecil yang rimbun, membuat kawasan ini terlihat rapi seperti taman tepi pantai.

Dari titik ini, pengunjung bisa melihat garis pantai selatan Ende membentang ke arah barat. Ketika cuaca cerah, perairan Selat Flores tampak tenang dengan gradasi warna biru ke hijau. Pada sore hari, kawasan Lampu Soru menjadi tempat favorit warga lokal untuk menikmati senja sambil duduk di bebatuan yang landai.

Momen paling dicari pengunjung adalah matahari terbenam. Arus fotografer dan pasangan muda sering datang menjelang magrib untuk memotret siluet menara dengan latar langit jingga. Suasana tenang dan angin laut yang sepoi membuat tempat ini cocok bagi mereka yang ingin melepas penat dari rutinitas harian.

Untuk mencapai Lampu Soru, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun sewa motor dari pusat kota Ende. Jalan menuju lokasi sudah beraspal meski sebagian ruas masih sempit, sehingga disarankan berkendara dengan hati-hati. Tidak ada tiket masuk resmi, namun pengunjung diharapkan menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan di kawasan pesisir.

Fasilitas di sekitar lokasi masih terbatas. Warung kecil milik warga biasanya buka pada sore hari menjual minuman dan makanan ringan. Karena itu, pengunjung yang berencana lama berada di lokasi sebaiknya membawa bekal sendiri serta air minum yang cukup.

Sebagai destinasi yang menggabungkan nilai sejarah dan keindahan alam, Lampu Soru layak masuk agenda perjalanan di Flores. Semakin banyak wisatawan yang berkunjung dan menjaga lokasi tetap bersih, semakin besar pula peluang kawasan ini berkembang menjadi salah satu ikon wisata pesisir Ende.(*)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Prakiraan Cuaca NTT Jumat 9 Oktober 2026: Cerah Berawan, Waspada Angin Kencang

Prakiraan cuaca NTT 9 Oktober 2026: Kupang cerah berawan tanpa hujan, suhu 14-34 Celsius, waspada angin kencang 32 km/jam di Sabu dan Waingapu.

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...