DPRD Sabu Raijua Kecam Pelayanan PLN Yang Amburadul

Date:

Share:

Seba, seputar-ntt.com – Masyarakat Kabupaten Sabu Raijua mengeluhkan pelayanan listrik oleh PLN setempat. Pasalnya setiap hari selalu ada pemadaman listrik sehingga merugikan masyarakat. Selain itu akibat pemadaman tersebut, banyak peralatan elekronik milik masyarakat yang rusak. Kondisi ini membuat gerah DPRDD dan mengecam pelayanan PLN yang dinilai amburadul.

“Kalau kondisi pelayanan listrik seperti ini maka siapapun akan kesal, sebab tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sebagaian besar aktifitas masyarakat sangat tergantung pada listrik. Pelayanan seperti ini mencirikan orang yang tidak bertanggungjawab” tandas Wakil Ketua DPRD Sabu Raijua, Ruben Kale Dipa kepada Seputar NTT, Sabtu, (10/1/2015).

Menurut Ruben Kale Dipa, DPRD Sabu Raijua sudah sering memanggil pihak PLN untuk didengar alasannya kenapa listrik di Sabu Raijua selalu padam. Namun alasan klasik selalu disampaikan oleh PLN seperti gangguan mesin maupun jaringan. Jawaban tersebut kata Ruben, bukan alasan pemebenaran untuk tidak membenahi pelayanan kepada pelanggan.

“Kita kan tidak paham soal misn listrik atau jaringan listrik jadi kalau mereka omong tipu kita juga kita tidak tahu. Yang jelas kondisi ini sudah sejak bulan november 2014. Kita sudah bosan dengar pengeluhan masyarakat,”tambahnya.

Ruben juga mengatakan, pada hari Senin 12 Januari mendatang, para pelajar SMA akan melakukan try out. Jika listrik mati tiap malam, maka kesempatan anak-anak untuk belajar dengan baik dibawah penerangan yang cukup tidak ada lagi. Selain itu pelyanan perkantoran juga cukup terganggu dengan kondisi seperti ini.

Sementara Anggota DPRD dari Dapil Sabu Timur, Mezak Dida mengatakan, pemadaman listrik di Sabu Raijua khusunya di Sabu Timur sudah diluar batas kewajaran. “Bayangkan, listrik bisa mati tiga hari tiga malam, lalu menyala sebentar, kemudian mati lagi. Kita mau marah juga sama, saja mereka seperti sudah buta hati soal pelayanan,”kesal Mezak.

Anggota DPRD asal Dapil Hawu Mehara, Yusak Musa Robo bahkan menilai, PLN Sabu Raijua masa bodoh dengan pengeluhan masyarakat. “Bahkan mereka tidak pernah mau tahu kerugian yang dialami oleh masyarakat dimana banyak peralatan elekronik yang rusak akibat listrik yang tidak normal,”tandasnya

Herannya, Kepala PLN Sabu Raijua, Domi Banobe mengaku, tidak ada persoalan dengan mesin pembangkit. Demikian juga dengan bahan bakar, semuanya tersedia. “Kalau mesin dan BBM aman, hanya jaringan yang bermasalah, coba nanti cek di bagian jaringan,” katanya.

Kepala jaringan dan instalasi Reza ludji malah beralasan jika pemadaman listrik yang terjadi akibat banyaknya pohon yang tumbang akibat angin keras sehingga menimpa jaringan listrik yang ada. “Banyak pohon yang tumbang dan menimpa jaringan yang ada,”ungkapnya singkat. (ama)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...