Demo Kasus Pokir, Aktivis PMKRI Maumere Ditolak di Gedung DPRD Sikka

Date:

Share:

Maumere, seputar-ntt.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Katolik Indonesia (PMKRI) St. Thomas Maumere kembali melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sikka mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Sikka segera memroses 7 anggota DPRD Sikka yang diduga terlibat mafia proyek Pokok Pikiran (Pokir) tahun 2016.

Kedatangan para mahasiswa ini kurang mendapat respon positif dari pimpinan DPRD Sikka pasalnya permintaan audiensi dari aktivis PMKRI ditolak oleh pimpinan DPRD. Bukan hanya itu, pintu ruang sidang “Kula Babong” juga ditutup padahal awalnya pintu itu terbuka.

Ketua PMKRI Maumere, Martinus Laga Muli, menyayangkan reaksi yang dilakukan pimpinan DPRD. Menurutnya,sebagai wakil rakyat seharusnya anggota DPRD wajib menerima aspirasi masyarakat dan bukannya menolak bahkan sampai menutup pintu.

Ama Laga, sapaan Martinus, mengungkapkan kedatangan mereka ke Gedung DPRD Sikka membawa serta bukti dan data mengenai keterlibatan anggota DPRD Sikka yang diduga terlibat mafia proyek Pokir. Karena itu, mereka berniat untuk berdialog atau berdiskusi dengan anggota DPRD khususnya BK DPRD Sikka agar dugaan tersebut prosesnya menjadi jelas arahnya.

Ketua BK DPRD Sikka, Maria Anggelorus Mayestati, membenarkan adanya aksi tutup pintu ruang sidang DPRD sikka ketika para mahasiswa meminta audiensi dengan anggota DPRD. Menurutnya, pimpinan DPRD telah memutuskan untuk bertemu dengan para mahasiswa terlebih dahulu walaupun di ruang sidang sedang ada Banmus bersama pemerintah Sikka.

“Saat mahasiswa datang, Banmus sudah dibuka oleh pimpinan sidang namun karena di luar mereka sudah orasi dan ramai sekali akhirnya pimpinan memutuskan untuk menerima mereka dulu setelah itu baru dilanjutkan agenda Banmus tersebut,” tutur politisi Golkar ini.

Saat pimpinan akan bertemu, lanjut Mayestati, para mahasiswa masih terus melakukan orasi sehingga memakan waktu cukup lama. Hal inilah yang membuat pimpinan berubah pikiran untuk melanjutkan Banmus dan tidak jadi bertemu para mahasiswa.

“Pimpinan sudah mau bertemu mahasiswa itu, tapi mereka masih orasi dan berdoa minta kami masuk surga dan duduk di samping kiri Tuhan bahkan mereka juga nyanyi lagu orang mati. Ini kan lama jadi pimpinan putuskan untuk lanjutkan Banmus. Nanti baru audiensi setelah Banmus selesai. Tapi mereka langsung pulang,” lanjut Mayestati.

Lain halnya dengan Politisi Partai Nasdem, Siflan Angi, menurutnya pimpinan DPRD harusnya menerima kedatangan para mahasiswa sehingga segala persoalan yang dibawa menjadi jelas. Siflan menambahkan, jika para mahasiswa ini tidak diterima maka akan ada stigma buruk dari masyarakat untuk DPRD Sikka.

“Saya duga pimpinan bisa saja takut, bisa juga tidak peka dengan situasi atau bahkan bisa saj pimpinan berkonspirasi dengan para pendemo ini,” ujar anggota DPRD Sikka 3 periode ini.

Pantauan seputar-ntt.com, usai ditolak di gedung DPRD, para mahasiswa ini langsung membubarkan diri. Tampak raut kekecewaan muncul dari setiap wajah mahasiswa yang kecewa dengan sikap pimpinan DPRD Sikka.(Chs)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...