Sinkronisasi Data, Pansus DPRD Kota Berharap Sesuai Fakta Lapangan

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Kupang,soal LKPJ Walikota Kupang tahun 2016 dan LKPJ masa akhir masa jabatan Walikota Kupang tahun 2012-2017, berharap dalam  sinkronisasi data pencapaian kinerja tahun 2012-2016  pada setiap OPD bisa sesuai fakta lapangan.

Harapan disampaikan Anggota Pansus DPRD Kota Kupang, Herry Kadja Dahi kepada wartawan pada sela-sela sidang Pansus DPRD bersama pemerintah di kantor DPRD, Senin (15/5/2017).

Menurutnya, dalam sinkronisasi data antara pemerintah bersama Pansus ini , tentunya Pansus tidak mau data yang diberikan diatas kertas sangat bagus, namun kenyataan lapangan tidak sesuai maka itu disebut pembohongan atau laporan asal bapak senang.

Oleh karena itu, Ia meminta kepada OPD agar bisa terbuka dalam singkronisasi data ini, sehingga apa yang direkomendasikan benar-benar obyektif. “Berkaitan data ini masing-masing OPD harus benar-terbuka secara baik program dan kegiatannya. Karena bicara data pasti fakta lapangannya juga harus sesuai,” tegas politisi Demokrat ini.

Sementara anggota Pansus, Daniel Hurek mengatakan,dalam singkronisasi data antara Pansus dan tim eksekutif secara keseluruhan sudah ada sebagian data yang sudah tersingkronisasi dengan data yang ada di Pansus.Untuk itu dengan sudah ada  sebagainya data yang sama ini, nantinya akan di cocok dengan opservasi lapangan.

“Dengan sudah ada sebagaian data yang sama ini, pastinya akan di sesuaikan kondisi lapangan, sehingga nantinya rekomendasi yang dikeluarkan diharapkan terukur,” lanjutnya. Dengan rekomendasi yang terukur ini tentunya diyakini bisa dioperasionalisasilan pada kegiatan pemerintah berikutnya.

Karena, tambah politisi PKB ini diketahui Paket SALAM akan berakhir pada tanggal 1 Agustus 2017, maka pastinya akan berpindah tangan kepada pemimpin politik FirmanMU yakni Jefry Riwu Kore dan Hermanus Man tentunya diharapkan hasil eveluasi yang dilakukan Pansus saat ini bisa menjadi entripoin dan dasar untuk perumusan RKPMJD tahun 2018-2022 nantinya.

“Saya tentunya ditanyai apakah data ini penting, maka pastinya jawaban saya sangat penting, sebab kami sebagai penyelenggara pemerintah daerah dapat mengetahui seperti data angka kemiskinan yang  posisi 14 ribu, namun pada tahun 2007 malah menjadi 23 ribu,sehingga kami tentunya dengan daga ini nantinya pemerintah baru kiranya mampun menekan guna mencapai 14 ribu.Sebab dari 2012-2017 masih tetap berada pada posisi 14 ribu angka kemiskinan yang ada di Kota Kupang, maka itu pastinya dilihat dalam penyelenggaraan pemerintah masih ada sesuatu yang masalah pada penanggulangan angka kemiskinan di kota ini,” jelasnya.( rivlan hayon)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...