Lakukan Penyiksaan, Pemkot Kupang Segera Tindak Tegas Panti Asuhan Pelita Hidup

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Terkait dengan kasus penyiksaan terhadap 17 anak yang terjadi di panti asuhan Pelita Hidup, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan ambil sikap terhadap panti tersebut.

“Pimpinan panti saat ini sudah di tahan. Namun kami saat ini telah mengirim tim untuk melihat secara dekat kondisi dari panti tersebut, supaya kami dapat mengambil sikap secara tegas soal panti tersebut,” kata Sekretaris Daerah Kota Kupang, Bernadus Benu kepada wartawan di Kantor DPRD  Selasa, (20/6/2017).

Menurut Benu, berkaitan dengan kasus eksplotasi anak di panti tersebut, maka pemerintah  akan memperketat pengawasan terhadap panti- panti asuhan yang ada.

“Kami akan lakukan inspeksi ke semua panti-panti asuhan yang ada, guna bisa melihat secara dekat kondisi panti-panti asuhan yang ada terutaman ketersediaan sarana-prasarana penunjang pada panti-panti yang ada bagi anak-anak yang ditampung di  panti-panti tersebut,” lanjut Benu.

Dengan melakukan pemantauan secara dekat terhadap panti-panti asuhan yang ada tersebut, guna dapat dilakukan evaluasi panti-panti mana yang layak dan panti-panti mana yang butuh perhatian untuk perbaikan.” Ya panti-panti asuhan mana yang telah diberikan perhatian itu jika tidak ada perbaikan tahadap sarana-prasana  maka kami akan ambil sikap untuk di tutup,” tegas Benu.

Oleh karena,tambah Benu, terkait dengan 17 anak tersebut telah dilakukan koordinasi dengan provinsi dan saat ini tampung di RPTC provinsi dan pemerintah kota hanya membantu logistik dengan dibantu dari provinsi.

Sementara itu terpisah, Wakil Ketua DPRD, Mathinus J.Medah mengatakan, terkait kasus yang terjadi terhadap 17 anak yang di siksa panti asuhan Pelita Hidup milik Soni Patolla tersebut, tentunya si pelakunya harus ditindak tegas, karena ada aturannya.

“Mau dilihat panti asuhan ini telah melakukan kejahatan manusia khususnya pada anak yang ditampunya.Karena ada hak-hak anak yang tidak dipenuhi oleh panti asuhan diantarnnya penuhan aka  hak anak dari segi  sarana prasarana dalam hal ini tempat tidur, jaminan keamanan anak dan hak akan  kesehatan anak.Untuk itu dengan kejadian ini diharapkan menjadi perhatian pemerintah kedepan khususnya pemerintah provinsi, sebab rata- rata anal yang di tampung pada panti adalah anak dari kabupaten lain,” pinta Medah.

Menurut Medah,berkaitan kasus ini tentunya kurangan pengawasan sehingga terjadi kecolongan terutama pemerintah kota maupun pemerintah  provinsi, karena mereka tidak membangun koordimasi dengan pihak pemerintah kabupaten, sebab anak yang mengalami kasus ini adalah dari luar Kota Kupang yakni Sumba danKabupaten Kupang.

Hal senada juga di katakan Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Livingston Ratu Kadja,  berkaitan dengan kasus yang terjadi pada panti asuhan p3lita hidup ini  tentunya menjadi perhatian serius pemerintah kedepan. Sehingga kalau bisa panti yang yidak punya ijin secara jelas ditutup saja.

“Dengan kasus ini maka kami dari komisi IV DPRD Kota akan melakukan pemantauan terhadap panti tersebut dalam waktu dekat. Ya kalau dalam.pantaun nanti panti tetsebut secara hukum tidak memilki ijin maka harus ditutup saja ,” kata Livingston. (riflan hayon)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...