AI Masuk Sekolah, Kadis Pendidikan Kota Kupang Apresiasi Program Gurubot Perkuat Literasi dan Numerasi

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atauArtificial Intelligence(AI) mulai didorong masuk ke dunia pendidikan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satu langkah tersebut diwujudkan melaluiGurubot Awareness Seminaryang memperkenalkan pemanfaatan AI kepada kepala sekolah dan guru untuk mendukung penguatan literasi dan numerasi siswa.

Kegiatan yang digelar di Hotel Kristal Kupang, Selasa (1/9/2026), tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang,Ernes Ludji. Ia menilai program yang diinisiasi Skillful Marketing Digital Hub Kupang tersebut merupakan langkah positif dalam meningkatkan kapasitas guru menghadapi perkembangan teknologi pendidikan.

“Ini luar biasa. Kami menyampaikan apresiasi untuk Skillful Marketing Digital Hub Kupang yang sudah menginisiasi program Gurubot bagi guru,” ujar Ernes dalam kegiatan tersebut.

Menurut Ernes, peningkatan kemampuan literasi dan numerasi merupakan bagian penting dalam proses pendidikan. Literasi, kata dia, tidak hanya sebatas kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami informasi yang dibaca. Sementara numerasi berkaitan dengan kemampuan menggunakan informasi dan angka dalam mengambil keputusan.

“Tadi saya sampaikan bahwa literasi itu cara untuk melihat dunia, lalu numerasi itu bagaimana caranya untuk mengambil keputusan. Dua hal ini saling berkaitan dan hari ini juga menjadi tujuan pembelajaran di sekolah,” katanya.

Ia menjelaskan, kemampuan literasi harus dimaknai lebih luas. Siswa tidak cukup hanya mampu membaca teks, tetapi juga harus mampu memahami makna dan informasi yang terkandung di dalamnya.

“Literasi kita maknai tidak saja anak-anak bisa membaca, tetapi dia harus bisa memahami apa yang dia baca, soal makna yang terkandung di dalam teks yang dia baca,” jelas Ernes.

Karena itu, Ernes berharap kegiatan pengenalan dan pemanfaatan AI seperti Gurubot tidak berhenti pada kegiatan hari ini. Ia membuka ruang kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak pengembang untuk mengembangkan program yang dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah dan guru.

“Kami mengharapkan kerja sama ini tidak selesai berhenti di sini, tetapi bisa berlanjut. Bagaimana supaya ini bisa berlanjut, tentunya kita harus berdialog, berkomunikasi, dan kami membuka ruang itu,” ungkapnya.

Ernes juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekosistem pendidikan. Menurutnya, pengembangan pendidikan tidak dapat hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan dunia usaha, media, komunitas, akademisi dan masyarakat.

“Bagi kami ini penting sekali karena ini bukti bahwapentahelixitu berjalan. Ada pemerintah, kemudian teman-teman media, NGO atau komunitas masyarakat, dunia usaha, dan tentunya akademisi yang menjadi pembicara dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Pendiri Yayasan Daya Kreasi,Amanda Simanjuntak, mengatakan peningkatan kualitas pendidikan di NTT mulai diarahkan pada pemanfaatan teknologi AI. Melalui program Gurubot, sekolah dan guru didorong untuk mengenal sekaligus memanfaatkan AI sebagai salah satu strategi memperkuat kemampuan literasi dan numerasi siswa.

Gurubot Awareness Seminar merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di empat wilayah yakni Lombok, Bima, Kupang dan Papua.

Untuk wilayah Kupang, seminar dipusatkan di Hotel Kristal Kupang dan mempertemukan unsur sekolah, guru serta pemangku kepentingan pendidikan.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk memahami perkembangan teknologi pendidikan, peluang pemanfaatan AI dalam pembelajaran, sekaligus melihat secara langsung demonstrasi penggunaan Gurubot. (*)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...