Akses Jalan Gelong-Ketang Kecamatan Lelak Lumpuh Total Akibat Longsor

Date:

Share:

Ruteng, Seputar-ntt.com- Curah hujan tinggi beberapa minggu terakhir menyebabkan tanah longsor di Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai – NTT. Akibatnya, akses jalan menghubungkan Gelong-Ketang Lelak terpantau putus total, Senin, (13/01/2020).

Hal itu, disebabkan material tanah dari tebing sisi jalan menutupi ruas jalan di daerah tersebut.

Akibatnya, ruas jalan daerah itu tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Sementara, ruas jalan tersebut merupakan jalur alternatif yang menghubungkan empat desa di Kecamatan Lelak, Kabupaten Manggarai.

Lokasi longsor tepatnya di Jembatan Wae Dese, Desa Bangka Dese, Kecamatan Lelak Kabupaten Manggarai, Jalur tersebut mengalami longsor yang hebat pada tahun awal januari 2020 yang lalu dan kini jalan tersebut tidak bisa diakses.

Pantauan media ini, pada Senin siang di lokasi banyak material berupa tanah dan batu-batu besar tertimbun dibadan jalan, tak hanya tanah yang tertimbun, jalan lapen tersebut juga sudah rusak parah.

Terpantau, longsor yang menutupi ruas jalan itu panjangnya kurang lebih 10 meter tersebut belum ada tanda-tanda perbaikan dari dinas terkait.

Yon, salah satu warga Gelong yang dijumpai media ini dilokasi mengatakan longsor ini terjadi dua minggu yang lalu, sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah.

“Pak, longsor ini menghambat perekonomian warga di empat desa, karena ini jalur alternatif jika warga hendak kota ruteng”, ungkap Yon.

Yon berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai khususnya dinas terkait segera memperbaiki ruas jalan alternatif ini, sehingga akses menuju Gelong Raya kembali lancar.

Warga lain, Philipus Riberu mengatakan ruas jalan daerah ini menghambat lalu lintas warga yang hendak ke kota ruteng maupun sebaliknya.

“Pak, saya merasa kesal atas kejadian ini karena sudah dua minggu lamanya namun tidak dipedulikan oleh pemerintah, sementara ini jalan daerah pak”, Ungkap Philipus, kesal.

Dirinya berharap, selain media untuk menyampaikan peristiwa ini, ke empat Kepala Desa yang ada di Gelong Raya juga harus cepat tanggap dan bekerja sama untuk menyampaikan kejadian tersebut kepada pemerintah Kabupaten Manggarai sehingga jalur tersebut kembali diakses oleh warga.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Bagian dinas BPBD Kabupaten Manggarai Liber Habut belum berhasil dikonfirmasi. (Fidel Sanath)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...