Beberapa Ruas Jalan Di Sabu Raijua Rusak Berat

Date:

Share:

Sabu, Seputar NTT.com,– Beberapa titik pada ruas jalan trans Seba-Bolou kini megalami kerusakan yang cukup parah setelah musim hujan berlalu. Kondisi ini semakin parah karena lubant-lubang pada badan jalan yang sudah ditimbun oleh masyarakat telah terkikis habis.

Tomas Kire Manu salah satu tokoh masyarakat di Sabu Tengah mengharapkan agar lubang-lubang di badan jalan yang saat ini sudah semakin parah bisa diperhatikan oleh pemerintah sehingga tidak mengundang kecelakaan bagi para pengendara sepeda motor yang hilir mudik.

“Inikan jalan utama yang menghubungkan Seba-Bolou sehingga arus lalulintas juga semakin hari semakin ramai. Kalau pada musim panas kita masyarakat selalu menimbung lubang-lubang yang ada, tapi karna ini musim hujan maka terkikis kembali dan lubangnya bertambah besar. Kalau ini tidak diperhatikan maka akan menjadi masalah bagi pengguna jalan terutama yang berkendara roda dua,”ujarnya.

Diakuinya, lubang yang ada dibadan jalan dan ditimbun oleh masyarakat hanya bertahan untuk sementara waktu karena tanah yang dipakai untuk menimbun tidak berkulaitas serta pemadatannya dilakukan secara manual. Untuk itu maka Dinas PU Sabu Raijua sebagai Dinas teknis yang ada tidak boleh tinggal diam dan segera melakukan tindakan sehingga keruasakan yang terjadi tidak bertambah berat.

“Mungkin kita akan terbentur pada dana, tapi dengan kondisi seperti ini, kita tidak minta untuk diaspal, mungkin Dinas cukup menimbun dengan sertu lalu digilas dengan walas, itu sudah cukup untuk menutup lubang-lubang yang ada. Sebab kalau hanya menunggu masyarakat maka seperti inilah keadaannya,”ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Ruben Kale Mira Warga Desa Keliha kecamatan Sabu Timur. Dirinya menjelaskan beberapa titik yang mengalami keruasakan yang terbilang cukup parah ada di Desa Keliha, Desa Jiwuwu dan Desa Eilode.

“Kita sebagai masyarakat desa yang dilalui oleh jalan utama ini sudah bersepakat dan telah membagi tugas untuk melihat dan menimbun jalan yang berlubang, tapi dengan kondisi hujan seperti ini maka akan menjadi sia-sia karena langsung terkikis habis oleh hujan maupun kendaraan yang lalu lalang,”jelasnya.

Dikatakan mobilitas kendaraan yang bertonase besar yang makin banyak meintasi jalan utama juga turut memberi andil dalam memperparah kondisi jalan yang ada. Selain itu jumlah kendaraan yang melintas di jalan Trans Seba-Bolou juga semakin hari semakin banyak seiring dengan perkembangan yang terjadi di Kabupaten Sabu Raijua saat ini.

“Kita bukan memaksa, tapi yang kita minta adalah kesadaran dari mereka yang kebetulan memperoleh proyek di Sabu dan memiliki alat berat seperti walas mungin bisa membantu untuk menimbun dan memadatkan jalan yang sudah berlubang. Sebagai tanda terimaksih kepada daerah ini, “harapnya.(Joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...