Belanja Sayur di Pasar Digital Labuan Bajo, Deputi Gubernur BI Bayar Pakai QRIS Bank NTT

Date:

Share:

Labuan Bajo, seputar-ntt.com—Selama melakukan kunjungan kerjanay di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ny. Ida S. Budiman mengikuti sejumlah agenda. Ada dua agenda yang memiliki kaitan dengan peranan Bak NTT. Yakni mini expo produk UMKM binaan Bank NTT, saat peluncuran layanan pembayaran non tunai (QRIS) di Labuan Bajo, yang berlangsung Selasa (10/5/2022) dan kegiatan kedua, peresmian pasar digital Bank NTT.

Di arena mini expo, Ny. Aida didampingi Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Direktur Dana, Johanis Landu Praing, serta para pejabat dari Bank Indonesia, mendatangi seluruh booth. Para pelaku UMKM memajang beraneka hasil kreatifitas mereka seperti aneka motif tenunan yang menggunakan pewarna alami dan modern, juga aneka busana kekinian yang dimodifikasi kain tenunan khas NTT. Tidak hanya itu, ikut didisplay beraneka macam kopi maupun minuman herbal lainnya.

Saat berkeliling, Ny. Aida memborong kain tenunan serta topi dan peci serta aneka produk lainnya. Semuanya dibayar dengan menggunakan QR code atau kode QRIS, yakni layanan pembayaran non tunai yang dihadirkan oleh Bank Indonesia. Pembayarannya pun mudah, yakni tinggal scan barcode pada produk, maka akan terkonfirmasi harga dan langsung bisa dibayar.

Sementara dalam kunjungan hari kedua Ny Aida dan rombongan dari Bank Indonesia pusat, tim ini melakukan peninjauan lokasi pasar digital Bank NTT. Pasar ini adalah pasar tradisional Batu Cermin yang masih berada dalam kawasan kota Labuan Bajo. Semula pasar ini menggunakan pola pembayaran tunai, namun secara perlahan Bank NTT melakukan edukasi kepada para pedagang pasar untuk menggunakan QRIS. Upaya ini sudah berlangsung, dan di daratan Timor sudah banyak pasar yang pedagangnya menjadi merchant QRIS.

Pantauan media ini, setibanya di dalam Pasar Batu Cermin, rombongan Bank Indonesia langsung menyerbu beraneka dagangan seperti sayuran, cabe, buah-buahan hingga kopi. Ny. Aida terkesima dengan penjelasan beberapa ibu pedagang mengenai produk yang dijual, penghasilan serta tabungan mereka. “Dengan menggunakan QRIS, bapak ibu sudah aman karena uangnya tersimpan di tabungan. Tidak perlu repot-repot menyiapkan kembalian dan aman dari virus,”jelas Ny. Aida saat mendatangi sebuah lapak sayuran. Hampir sebagian besar pedagang di bangunan induk pasar Batu Cermin sudah menjadi merchant QRIS Bank NTT. (***)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...