Bupati Sabu Raijua Bilang Andre Koreh Itu Siapa

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Bupati Sabu Raijua Marthen Dira Tome menegaskan bahwa Kepala Dinas PU Provinsi NTT, Andre Koreh bukan orang yang punya kuasa lebih sehingga seenaknya mengeluarkan pernyataan menyangkut kehiduapan masyarakat diwilayah yang dipimpinnya.

Pernyataan Bupati Sabu Raijua ini menanggapi pernyataan Kadis PU NTT, Andre Koreh yang mengatakan akan menghentikan pembangunan Embung Guriola di Desa Rainyale Kabupaten Sabu Raijua. “Andre Koreh itu siapa sehingga seenak udelnya mengatakan akan menghentikan pembangunan embung di Guriola,” tegas Marthen Dira Tome kepada Seputar NTT, Kamis (10/7/2014).

Menurut Marthen, Pembangunan Embung Guriola adalah perjuangan Pemda Sabu Raijua sehingga mendapatkan dana dari Pemerintah Pusat. “Enak saja dia bilang hentikan pembangunan. Memangnya dia siapa? Dia jangan sok mengatur kehiduapan masyarakat yang jauh dari jangkauannya seakan-akan dia memiliki kuasa yang berlebihan,” kata Marthen.

Saat ini menurutnya, pembangunan embung di Guriola sementara berjalan dan tidak pihak lain yang bisa menghentikan pekerjaan tersebut. “Pembangunan sementara berjalan sekarang dan saya tegaskan bahwa tidak ada satupun yang bisa menghentikan pembangunan embung ini. Mereka tidak tahu kebutuhan kita disini sehingga tak usak bicara seperti penguasa,” tegasnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Propinsi NTT, Andre Koreh menegaskan,  pembangunan Embung Guriola di Desa Rainyale, Sabu Raijua segera dihentikan. Dia mengatakan hal ini saat menerima sejumlah warga Sabu Raijua yang mengaku sebagai pemilik lahan digedung DPRD NTT pada Senin (7/7/2014)

Menurut Andre Koreh, pembangunan embung Guriola menggunakan dana dari pusat sehingga harus memenuhi syarat-syarat seperti daerah tersebut harus memiliki rencana tata ruang wilayah (RTRW), studi kelayakan dan bebas masalah tanah. “Sejak bulan Mei 2014  saya sudah minta untuk dihentikan. Barusan saya menelepon kepala Satker Balai Sungai Bali Nusra agar segera hentikan,” kata Andre.(joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...