Kalabahi, seputar-ntt.com – Provinsi NTT memiliki berbagai potensi yang jika dikelola secara maksimal bisa membawa wilayah yang tertinggal ini sejajar dengan daerah lain di Indonesia. Untuk itu, rakyat sebagai pemegang kedaulatan harus bertanggungjawab dalam memilih pemimpin yang tepat.
Demikian dikatakan Calon Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam orasi politiknya saat Deklarasi Paket Victory-Joss di Kalabahi, Kabupaten Alor, Senin, (5/2/2).
Viktor mengatakan, dalam menunjang pembangunan maka manusia-manusia di NTT harus memiliki sumber daya dan kecerdasan mumpuni lewat berbagai jenjang pendidikan. Jika pendidikannya rendah maka mustahil sebuah wilayah bisa berkembang tetapi akan tetap berada dalam kubangan kemiskinan dan kemelaratan sebab tidak ditopang oleh sumber daya yang kuat.
“Oleh Karena itu kita harus menyiapkan sumber daya manusia itu dengan baik. Pemerintah harus mendesain bagimana semua anak-anak yang ada di NTT bisa mengenyam pendidikan secara baik hingga ke jenjang perguruan tinggi. Pemerintah harus membangun sekolah-sekolah unggul dimana-mana. Pemerintah harus mengirim anak-anak untuk belajar ke luar negeri sehingga ketika mereka pulang kita sudah punya modal sumber daya manusia yang bisa bekerja dengan baik diberbagai bidang dan bisa menjadi penggerak di desa-desa. Singapura tidak memiliki sumber daya Alam yang cukup tapi bisa berkembang dengan pesat karena memiliki sumber daya manusia yang mumpuni,” kata Viktor yang disambut tepuk tangan riuh masyarakat.
Viktor Laiskodat juga mengatakan sebuah daerah bisa bangkit dan berkembang jika pimpinan daerah tidak tamak. Ketamakan berhubungan erat dengan moral. Jika orang pemimpin memiliki sifat yang tamak maka tidak mungkin sebuah wilayah bisa berkembang.
“Sekalipun kami berdua memiliki jabatan politik namun sampai dengan saat ini, jangankan terlibat dalam perbuatan korupsi, isu tentang korupsipun tidak ada pada diri kami. Banyak orang bicara tentang korupsi tapi dia belum biasa mengelola uang. Uang itu adalah akar segala kejahatan yang melampaui rayuan-rayuan lainnya dalam hidup ini. Pemimpin harus tahan uji dari segala macam godaan uang dan harus membiasakan diri untuk makan sesuatu dari haknya sendiri dan tidak tertarik mengambil hak orang lain,” tegas Viktor.
Viktor juga membeberkan tentang berbagai keunggulan-keunggulan di NTT tapi tidak bisa dikelola secara baik untuk kemajuan daerah dan kemakmuran rakyat. Salah satu penyebab kenapa potensi dan keunggulan yang ada di NTT tidak bisa dikelola adalah tidak tersedianya sumber daya manusia manusia yang cukup baik.
“Kita punya laut yang luas tapi kita tidak punya sumber daya untuk mengelola kekayaan laut yang besar itu. Ikan kita hanya dinikmati oleh orang luar sedangkan gatis pantai kita dibiarkan begitu saja dan tidak dimanfaatkan untuk membuat garam,” kata Viktor.
Dari sisi lain pariwisata, kata Viktor NTT memiliku segalanya. Alam yang indah, budaya yang atraktif tapi tidak dikembangkan untuk menghasilkan pendapatan bagi daerah. Dia mengatakan dengan pengembangan paruwisata maka akan ada lopatan-lompatan yang jauh karena pariwisata memiliki rantai nilai yang mampu menghidupkan masyarakat.
“NTT ini indah dengan budaya yang tidak ada di tempat lain. Ini adalah surga bagi dunia wisata. Untuk itu, kita harus kembangkan potensi ini untuk kemajuan daerah ini. Jika pariwusatanya berkembang makan para petani pasti makmur karena dunia pariwisata butuh makan, dunia pariwisata butuh transportasi, butuh akomodasi dan berbagai kebutuhan lainnya.” katanya.(joey rihi ga)
Follow