Kalabahi, seputar-ntt.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Ibrahim Agustinus Medah hadir dalam Deklarasi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi di Kalabahi, Kabupaten Alor, Senin, (5/2/2018).
Sebagai pengurus DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Iban Medah juga melakukan orasi politik bagi Paket Victory-Joss. Iban Medah pada kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa dia juga adalah salah satu calon yang ingin maju tapi tidak mendapatkan pintu partai.
“Saya memiliki cita-cita untuk mengeluarkan NTT dari keterpurukan dan itu hanya bisa terwujud lewat paket Victory-Joss. Kita tidak boleh memilih pemimpin hanya karena ikut-ikutan tapi memilih karena mengenal dan mengetahui kapasitas dan kapabilitas seseorang,” kata Iban Medah.
Medah menegaskan, hanya pasangan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josep Nae Soi atau paket Victory-Joss yang mampu mengelola semua kekayaan di NTT. Memilih pemimpin itu kata Medah, sama seperti memilih kapten kapal. Jika kapten kapal yang dipilih tidak memiliki keahlian maka semua penumpang akan tenggelam bersama sebab dia tidak memiliki kemampuan untuk mengarahkan kapal kepada tujuan yang benar.
“Dua orang ini adalah figur yang luar biasa ditingkat nasional. Seorang kapten harus selalu siaga dan tidak boleh lengah sedikitpun karena ada jutaan orang yang punya harapan untuk tiba di pelabuhan yang sejahtera.” kata Iban Medah
Iban Medah menegaskan, Vikor Laiskodat dan Josef Nae Soi adalah figur yang sudah selesai dengan dirinya. Untuk itu masyarakat tidak perlu ragu lagi mereka akan melakukan korupsi karena telah memiliki segalanya.
“Ingat saat ini KPK selalu mengintai orang yang mencuri uang rakyat. Banyak bupati yang sudah ditangkap dan masuk penjara. Mungkin saat ini ada yang masih bisa sembunyi tapi waktu yang akan menjawab itu,”pungkas Mantan Bupati Kupang dua periode ini. (joey rihi ga)
Follow