Di Alor, Keponakan Bunuh Paman Gegara Karung dan Bakul Kemiri Hilang

Date:

Share:

Kalabahi, seputar-ntt com – Kasus pembunuhan sadis oleh keponakan terhadap paman kandung terjadi di Abendawel, Desa Tribur, Kecamatan Abad Selatan, Kabupaten Alor pada Selasa, 7/3/2022.

Korban diketahui bernama Otniel Karlep (55) dengan terduga pelaku berinisial MK (36).

Kejadian ini dilatarbelakangi dengan hilangnya karung dan bakul kemiri milik pelaku.

Dari press rilis yang diterima media, kejadian ini bermula ketika pelaku sedang mencari kemiri dikebun. Melihat karung dan bakul miliknya berisi kemiri hilang seketika, ia lalu mencarinya di sekitar kebun.

Sesaat pelaku MK mencari karung dan bakulnya, ia melihat korban OK sedang bersembunyi.

Pelaku MK kemudian menghampiri korban. Tanpa basa basi, korban langsung memukul pelaku hingga keduanya berkelahi sampai jatuh ke tanah.

Keduanya lalu berdiri dan korban pun mencabut parang dari sarungnya dengan menggunakan tangan kanan.

Pelaku lalu memegang pergelangan tangan kanan korban yang sedang memegang parang dan mengambil parang korban untuk dibuang disekitar lokasi kejadian.

Perkelahianpun kembali berlanjut hingga korban dan pelaku terjatuh.

Pelaku kemudian mencabut parang yang ditaruh dipinggang dan mengayunkannya sebanyak 3 kali, mengenai kepala bagian kiri, kepala bagian belakang dan pundak kanan korban.

Usai melakukan penganiayaan berat tersebut, pelaku MK meninggalkan korban yang tergeletak tak berdaya di kebun.

MK pun menyampaikan kejadian penganiayaan berat yang dilakukannya ke salah satu rumah warga yang bernama Paulina Koilmo yang tinggal di wilayah sekitar kejadian.

Suami Paulina Koilmo kemudian mengantar pelaku ke Polsek Abad Polres Alor untuk menyerahkan diri.

Dari informasi tersebut Polsek Abad Polres Alor langsung melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP, didapati korban Otniel Karlep meninggal akibat terkena bacokan dari senjata tajam.

Kasat Reskrim Polres Alor IPTU Jems Yames Mbau, S.sos. saat di miwawancarai di ruang kerjanya membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya kasus ini sudah kita tangani dan pihaknya berharap keluraga korban agar sepenuhnya mempercayakan proses hukum kepada Polres Alor.

“Untuk motif pelaku menganiaya berat korban saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut,” tutupnya. (Pepenk/Tim)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...