Direktur API: Rakyat NTT Jangan Dikadalin Investasi Politik Bodong Calon Gubernur

Date:

Share:

Jakarta, seputar-ntt.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Nusa Tenggara Timur (NTT) tinggal setahun lagi. Saat ini sudah banyak nama-nama bakal calon gubernur NTT yang disebut-sebut, bahkan sebagian diantaranya sudah mulai bergerilia dari kapung ke kampung untuk mendapat dukungan rakyat.

Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Lembaga Analisis Politik Indonesia yang juga putera asal NTT, Maksimus Ramses Lalongkoe, mengatakan, pilkada NTT 2018 mendatang, masyarakat NTT jangan lagi mau dikadalin para bakal calon gubernur yang rendah kemampuan berpikir menyelesaikan persoalan-persoaln klasik di NTT. Provinsi NTT selama ini tidak pernah mendapat kabar yang menggembirakan selain kabar buruk terutama stigmatisasi diberbagai aspek kehidupan.

“Pilkada NTT 2018 mendatang harus jadi momentum kebangkitan rakyat NTT yang selama ini banyak dikadali calon pemimpin. Rakyat NTT jangan lagi mau dikadali para bakal calon gubernur yang rendah kemampuan berpikir mengatasi persoalan-persoalan klasik di NTT”, kata pria yang biasa disapa Ramses ini di Jakarta, Rabu (4/1/2016).

Masalah-masalah klasik di NTT lanjutnya hampir sulit diatasi pemimpin selama ini karena belum mampu berpikir di luar kotak atau out of the box. Angka kemiskinan makin stabil, pengangguran makin membeludak, kesenjangan sosial makin merata merupakan tantangan yang dihadapi para calon pemimpin masa datang.

Menurut Ramses, untuk menghadapi tantangan seperti itu, rakyat NTT harus mencari pemimpin yang benar-benar mau berjuang, mau mengabdi dan mau berkorban untuk rakyat bukan untuk memperkaya diri sendiri dan keluarga. NTT harus memiliki sistem pembangunan yang baik, efektif, fokus, implementable, dan sifat kontinuitas sehingga NTT keluar dari berbagai stigma dan ini harus dilakukan oleh calon pemimpin yang berpikir “gila” bukan calon pemimpin yang biasa-biasa saja.

“Perjuangan politik untuk mendapat kekuasaan sehingga dapat berkuasa membangun rakyat, semestinya dimaknai sebagai panggilan luhur dan mulia untuk memikirkan rakyat banyak demi mewujudkan kehidupan rakyat yang sejahtera dan makmur,” harapnya.

Selama ini kata Ramses banyak pemimpin yang disrientasi. Padahal seharusnya mereka tidak lagi mengurus diri sendiri tapi mengurus rakyat banyak.

Dosen Universitas Mercu Buana Jakarta ini menambahkan, Pilkada NTT 2018 mendatang harus benar-benar menjadi momentum strategis dan reflektif masyarakat NTT agar mencari pemimpin yang mampu menyelesaikan ragam masalah klasik di NTT.

“Rakyat NTT jangan mudah percaya investasi politik bodong para bakal calon saat ini. Rakyat harus benar-benar bersikap kritis dan tidak mudah dibeli dengan harta benda oleh calon pemimpin pencari rente,” tandasnya. (jrg)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...