Gubernur NTT Dinilai Melanggar HAM Terkait Masalah Sumba Barat Daya

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Gubernur NTT Frans Lebu Raya dinilai telah melakukan pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya melanggar HAM, karena tidak mengusulkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Sumba Barat Daya, Markus Dairo Tallu- Ndara Tanggu Kaha yang memenangi pemilu kepala daerah (Pilkada).

“Sikap Gubernur dengan tidak mengusulkan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya melanggar HAM,” kata anggota Komnas HAM Natalius Pigai, di Kupang, Selasa, (11/3/2014).

Menurut Pigai, sikap Gubernur NTT, Frans Lebu Raya yang enggan mengirimkan surat ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk memroses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya terpilih sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK), sama halnya dengan Gubernur telah membatasi hak orang.

“Gubernur jangan batasi hak orang. Orang menang koq dibatasi. Orang tidak bersalah, apanya yang dibatasi,” katanya.

Karena itu, dia meminta kepada Gubernur NTT untuk segera mengusulkan pelantikan Markus Dairu Tallu- Daud Tanggu Kaha sesuai putusan MK agar segera dilantik. “Gubenur harus secepatnya mengusulkan pemenang, karena tidak ada persoalan,” katanya.

Dia mengaku Komnas HAM telah mengirimkan surat ke Gubernur, KPU Pusat dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Bahkan, Mendagri telah memberikan surat teguran ke gubernur sebanyak dua kali.

Jika tetap tidak diindahkan gubernur, maka Mendagri akan ambilalih pelantikannya tanpa usulan gubernur NTT. “Jika itu yang terjadi sama halnya gubernur memalukan diri sendiri,” katanya.

Sementara Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengatakan belum diusulkan pelantikan Bupati Sumba Barat Daya, karena masih ada persoalan hukum, serta meredakan suasana di Sumba Barat Daya kondusif.(joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...