Ini Kisah Hidup WNA Asal Australia Yang Meninggal Di Alor

Date:

Share:

Kalabahi, seputar-ntt.com – Meninggalnya Peter Voorderharke (74), Warga Negara Asing (WNA) asal Australia di Alor menyisahkan kisah hidup yang mengharukan.

Dari informasi yang dihimpun, semasa hidupnya, almarhum berlayar seorang diri dengan kapal miliknya berjenis yatch sampai ia tutup usia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalabahi.

Sebelumnya, Peter hendak berlayar ke Kupang dari Timor Leste, namun cuaca yang buruk dan gelombang yang tinggi, ia mampir dan berlindung di Pantai Buono Kabupaten Alor.

Pria yang lahir di Australia, 16 Desember 1946 ini meninggal dunia akibat sakit dan luka pada bagian paru-paru nya.

Voorderharke baru mendapat perawatan ketika pegawai Dinas Pariwisata datang ke kapalnya untuk dibawa ke Rumah Sakit berdasarkan laporan warga setempat.

Fikri, seorang nelayan saat dikonfirmasi media mengatakan, almarhum dikenal tempramen dan suka marah setiap kali ada orang yang mendekat untuk sekedar melihat kapalnya.

“Semasa sakit, almarhum sempat meminta nelayan sekitar untuk mengantarkannya ke Lombok-NTB dengan bayaran 1000 Dollar. Permintaan ini ditolak karena menurut para nelayan, kapalnya sulit dioperasikan karena serba otomatis. Belum lagi musim angin seperti bulan-bulan sekarang,” katanya

Lanjut Fikri, walaupun baru tiba di Alor kurang lebih 4 bulan lalu, pria dengan nomor paspor PB 1235458 ini pernah curhat ke warga kalau ia berkeinginan menikah dan menetap di Alor.

“Dia pernah curhat begitu ketika ia meminta bantuan warga untuk membelikan roti dan mentega. Dia tidak pernah ke darat, setiap hari almarhum hanya di kapal saja. Sakitnya pun sudah diderita sebelum tiba di Alor,” ungkap Fikri.

Sebagai bentuk tindakan kemanusiaan, Bupati Alor lewat Asisten I, Ferdi I Lahal mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) telah memfasilitasi segala keperluannya, termasuk juga pemakaman.

“Pihak Rumah Sakit dan Dokter juga telah mengkomunikasikan dengan keluarganya di Australia melalui Kedutaan Besar nya di Jakarta,” ujar Lahal.

Menurut mantan Camat Teluk Mutiara ini, semua berita acara pemakan telah ditandatangani oleh Pemda, Rumah Sakit dan Kepolisian.

“Dokumennya kita ada simpan sampai pihak keluarga datang dan melihatnya. Kita ambil tindakan pemakaman ini karena lambatnya komunikasi balasan dari keluarga lewat Kedubes Australia. Pertimbangan lain adalah kondisi jenazah sendiri,” ucapnya

Jenazah Peter Voorderharke akhirnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kampung Pisang Desa Lendola Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor, Minggu, 17/1/2020 petang. Sebelumnya ia sempat di rawat di ruang ICU, Jumad, 19/1/2020.

Prosesi pemakaman dilakukan menurut kepercayaan almarhum, Kristen Protestan. Ibadah pemakaman dipimpin oleh pendeta dengan disaksikan langsung pejabat forkompinda dan warga setempat. Tidak ada satupun kerabat maupun keluarga yang hadir. (*Dany Manu-IN/Pepenk).

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...