Jalan Diperlebar, Hantu di Hutan Mehara Tunggang Langgang

Date:

Share:

Menia, seputar-ntt.com – Pertengahan Tahun 2015, jalanan di hutan Mehara yang terletak di Desa Daieko dan Desa Tanajawa masih sangat sempit dan angker. Pasalnya, jalan tersebut melalui hutan dan rentan kecelakaan.

Pemandangan saat ini telah berubah drastis. Jalannya sudah diperlebar menjadi 15 meter dan hutan yang dulu terkenal seram itu kini telah sirna. Gunung yang tinggi telah dibelah sehingga jalan yang berliku telah lurus dan lebar.

“Jalan ini kami kerjakan lewat anggaran di perubahan anggaran tahun 2015 lalu. Jalan ini telah berubah status menjadi jalan negara Trans Mehara, Seba, Bolou,” jelas, Kepala Dinas PU, Sabu Raijua, Lay Rohi kepada Seputar NTT, Senin (29/2/2016).

Dia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua sedang melakukan pelebaran jalan di hampir seluruh pelosok Sabu Raijua. Untuk itu dia sangat bersyukur karna masyarakat begitu parsitipatif dengan merelakan lahan mereka untuk kepentingan pelebaran jalan.

“Fokus kita dari dua tahun silam adalah melakukan pelebaran badan jalan. Ketika jalan-jalan sudah lebar maka kita tinggal tunggu anggaran untuk hot mix saja,” kata Lay.

Wakil Ketua I DPRD Ruben Kale Dipa yang dimintai komentarnya mengatakan, Pelebaran jalan yang dilakukan oleh Pemerintah telah membuat bangga masyarakat di Kecamatan Hawu Mehara. Pelebaran tersebut kata Ruben adalah sesuatu yang mustahil karna selain medannya yang berat, hutan tersebut juga terkenal angker.

“Kami bangga dan memberi apresiasi kepada Pemerintah. Ini adalah hasil kerjasama yang baik antara pemerintah dan Lembaga DPRD dalam mengeksekusi anggaran untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Rukadi, sapaan akrab Ruben Kale Dipa.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat, teristimewa, suku Donahipa yang telah bersedia memberikan lahan dan hutan mereka untuk pelebaran jalan. Tanpa dukungan yang positif dari masyarakat maka pelebaran jalan yang dilakukan akan mengalami hambatan.

“Masyarakat mendukung penuh apa yang dilakukan oleh pemerintah yang pada intinya untuk kepentingan masyarakat sendiri. Kami juga memberikan apresiasi kepada Dinas PU dan Kontraktor yang telah menyulap jalan yang dulunya seran kini menjadi tempat yang indah,” pungkas Rukadi.

Sementara Anggota DPRD dari Fraksi PDIP asal Dapil Hawu Mehara, YUsak Musa Robo mengatakan, Pemerintah Sabu Raijua dalam hal ini Bupati telah memberikan bukti nyata pembangunan yang dulunya tidak pernah dipikirkan oleh masyarakat. Untuk itu masyarakat harus merasa bangga memiliki pemimpin yang peka terhadap kebutuhan masyarakat.

“Itulah alasannya kenapa saya mendukung apabila pak Marthen maju NTT 1. Apa yang dibuatnya di Sabu Raijua adalah sesuatu yang nyata dan belum terpikirkan oleh masyarakat. Sebagai anggota DPRD kami siap mendukung semua program pemerintah,” katanya.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat terutama di Kecamatan Hawu Mehara untuk tidak mempersulit pemerintah ketika hendak melaksanakan pembangunan. “Jalan di hutan Mehara itu adalah bukti bahwa pemerinta peka terhadap kebutuhan masyarakat. Untuk itu harus didukung dan kalau ada pelebaran jalan jangan dihambat,” pinta Yusak. (joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...