Kampanye di Kampung Kelahiran, Viktor Laiskodat Bicara Generasi NTT

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Generasi penerus NTT harus dipersiapkan secara baik. Oleh sebab itu seorang pemimpin harus mampu menyiapkan masa depan yang cemerlang bagi sebuah generasi sekaligus menunjukkan jalan bagimana mereka hidup layak.

Hal ini disampaikan Calon Gubernur NTT nomor urut 4, Viktor Bungtilu Laiskodat saat menyampaikan orasi politiknya ketika kampanye di kampung tempat dia dilahirkan yakni Kupang Barat pada, Selasa (1/5/2018).

“Saya lahir ditempat ini dan ari-ari saya ditanam disini. Sebagai anak yang lahir Kupang Barat dan dibesarkan di Pulau Semau maka sudah saatnya saya pulang untuk membuat jejak-jejak pengabdian di daerah yang sangat saya cintai ini,” kata Viktor memulai orasi politiknya.

Viktor Laiskodat mengatakan, dia rela  meninggalkan kenyamanannya di Jakarta untuk kembali ke NTT hanya semata- mata karena kecintaan akan daerah yang dikenal dengan berbagai stigma buruk ini. Dia berharap jika rakyat NTT memberi kepercayaan maka semangat kebangkitan harus merasuk dalam sanubari semua rakyat NTT untuk bergegas menuju sebuah kesejahteraan.

“Daerah kita dimarginalkan dan dikenal sebagai daerah yang miskin. Banyak anak NTT yang berhasil diluar tapi bukan karena strategi politik yang didesan oleh pemerintah tapi keberhasilan secara individu. Karena itu kita harus ubah kedepan. Kalau orang kawin atau orang mati kita kumpul uang dan ternak tapi kalau orang sakit dan orang mau sekolah kita hanya diam. Budaya seperti ini yang perlu kita tata secara baik,” kata Viktor Laiskodat.

Viktor Laiskodat memberi contoh bahwa negara India sekarang maju karena mereka mampu mengatur pendidikan secara baik sehingga masyarakat NTT mau bangkit maka pendidikan harus diatur dan didesain dengan baik. Kedepan kita harus latih guru supaya memiliki kompetensi yang memadai sehingga mampu menfransfer ilmu dengan baik kepada anak-anak.

“Kita mengubah anak anak yang memiliki hati yang peduli dan melayani sesama. Kekayaan kita tidak saja alam tapi juga manusia. Pemimpin harus mampu menunjukan jalan dan masa depan bagi generasi muda. Pemimpin harus mampu mengerahkan dan menyiapkan masa depan bagi masyarakatnya,” tegas Viktor.

Diakhir orasinya Viktor Laiskodat mengatakan, jika dia dipercaya memimpin NTT nanti maka pihaknya akan memberi perhatian penuh pada pertanian lahan kering. NTT lanjut Viktor, harus mampu memproduksi buah lahan kering yang mampu menguasai pasar. “Selain itu potensi garam akan kita kelola dengan baik sehingga kita bisa berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan nasional. Dan yang lebih besar adalah sektor pariwisata yang menjadi prioritas utama,” tutup Viktor.

Ibrahim Agustinus Medah pada kesempatan yang sama mengatakan walaupun Viktor Laiskodat lahir di Kupang barat tapi masyarakat tidak memilih berdasarkan kepentingan  primordial. “Kita memilih secara cerdas karena kita melihat figur pak Viktor bisa membawa perubahan bagi NTT kedepan. Kita sudah pilih pemimpin berulang-ulang tapi kita akhirnya menyesal karena kita memilih berdasarkan kepentingan golongan,” kata Iban Medah

Mantan bupati Kupang 2 periode ini melanjutkan, masyarakat harus memilih pemimpin yang mampu membawa rakyat menuju sejahtera. “Salah pilih sengsara 5 tahun. Karena itu pilih pemimpin yang mampu mengusir kemiskinan dan ketertinggalan di NTT. Pak Viktor dan Pak Josef datang bukan untuk merebut jabatan gubernur tapi mereka datang untuk mengabdi sebab mereka sudah selesai dengan diri mereka,” ungkap Medah.

Salah satu tokoh masyarakat Kupang Barat, Abraham Nomate menyampaikan rasa syukur bisa bertemu langsung dengan Viktor Laiskodat. Dia mengatakan masyarakat Kupang Barat sudah siap memenangkan Paket Victory-Joss di Pilgub NTT dan Paket Komitmen di Pilkada Kabupaten Kupang.

“Hari ini tidak sia-sia kita bertemu dan ini adalah hari yang bersejarah dimana calon gubernur dan calon bupati hadir bersama dalam satu tenda untuk satu mimpi yakni kabupaten Kupang dan Provinsi NTT. Oleh karena itu kami siap memenangkan kedua figur ini menjadi bupati dan gubernur NTT. Pak Viktor lahir di Kupang Barat dan kalau jadi gubernur tolong perhatikan kami orang tua disini,” harap Abraham. (joey rihi ga)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...