Kapal Ferry di NTT Akan Ganti Kursi Dengan Tempat Tidur Susun

Date:

Share:

Kupag, seputar-ntt.com – PT. ASDP Indonesia Ferry Persero Cabang Kupang terus meningkatkan fasilitas kapalnya, salah satunya dengan penambahan tempat tidur tingkat dan kasur.

“Salah satunya penambahan fasilitas kapal tempat tidur tingkat dan ketebalan kasur ke ASDP Pusat. Dimana untuk kursi-kursi yang ada diganti atau digeser, digantikan dengan tempat tidur semua,” jelas General Manager ASDP Kupang, Burhan Zahim di ruang kerjanya, Kamis, (3/8/2017).

Diakui Burhan Zahim, dari delapan kapal yang dimiliki, tiga tipe kapal lama yang tidak memiliki tempat tidur, tetapi hanya kursi. Empat kapal yang GT diatas 3500, dan satu hanya 100 lebih.

“Bisa dibayangkan kalau naik kapal ke arantuka atau Aimere, tidak ada tempat tidur bagaimana, apakah ini terima apa adanya, atau ada harapan lain. Saya mengukurnya dari diri saya, bagaimana perasaan saya,” ujarnya.

Menurutnya, kebetulan kapal Ile Ape pada awal Agustus nanti, akan diberangkatkan Dock, sehingga meminta ke pusat agar kursi yang ada diganti dengan tempat tidur, supaya penumpang dalam perjalanan bisa merasa nyaman, masalah nilainya nanti dikomunikasikan dengan masyarakat, sehingga bisnis berkelanjuttan dan masyarakat dapat pelayanan maksimal.

“Rencananya ada tujuh kapal, tiga diantaranya over all, sedangkan empat penambahan baik tempat tidur maupun kasurnya. Kasur yang ada saat ini hanya setebal lima cm, diganti menjadi minimal 20 cm, kalau ruangan memungkinkan pakai AC, maka akan dipasangkan AC,” tegas Burhan Zahim.

Hal ini ditawarkan ke regulator, ujar Burhan Zahim, dalam hal ini Dinas Perhubungan yang mewakili pemerintah dalam penetapan tarif, apakah tarifnya ini general atau tidak pakai kelas-kelas. Misalnya fasilitas tempat tidur hanya untuk 250 penumpang, yang mau naik 300 penumpang, sehingga harus jujur katakan, bahwa tempat ini sudah habis tinggal matras tapi tidak perlu dibayar.

“Cara ini juga untuk memberantas para calo matras yang ada selama ini, misal ke Larantuka atau Aimere untuk kelas ekonomi  Rp 150.000/penumpang, , sebenarnya masyarakat sudah bayar Rp 200.000 lebih, karena diatas mereka sudah bayar tambah untuk matras, sehingga tinggal meresmikan saja dengan menaikan harga tiket, tapi bisa dengan tempat tidur yang nyaman,” tambah Burhan Zahim.
(Ira)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...