Kasus Baku Pukul Pol PP dan Pemuda Kota Kupang Berakhir Damai

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Kasus baku pukul yang sempat viral abtaea Roni Oktovianus Djara, pemuda Fontein dan Ridolof Ratu Lobo,  berakhir berdamai. Perdamaian antara keduanya dilakukan di hadapan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Kupang, Drs. Agus Ririmasse, AP, M.Si. Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Senin (1/2/2021) turut hadir pula Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kupang, Daniel Zakharias, S.Sos, M.Si, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Ernest Ludji, SSTP, M.Si, Camat Kota Raja, Achrudin Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si, perwakilan dari Ormas Garuda dan sejumlah awak media.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Kupang, Drs. Agus Ririmasse, AP, M.Si dalam penjelasannya kepada media menyampaikan tujuan pertemuan hari ini adalah menyelesaikan masalah dan mendamaikan kedua belah pihak yang sempat bersitegang saat petugas melakukan operasi protokol kasih, Sabtu (30/1) lalu. Diakuinya, sebelumnya Camat Kota Raja telah terlebih dahulu mengambil langkah persuasif, dengan melakukan pendekatan kepada pihak Roni Djara untuk menawarkan perdamaian. Akhirnya dengan besar hati, Roni dan teman-teman memutuskan untuk mau berdamai dan mencabut laporan di Polsek Oebobo. Langkah yang sama juga ditempuh Asisten I bersama Sekretaris Sat Pol PP yang membangun komunikasi dengan Rido, yang juga memutuskan untuk mencabut laporannya di Polres Kupang Kota.

Dari hasil koordinasi dengan pihak kepolisian mereka diminta untuk melakukan perdamaian yang dibuktikan dengan surat bermeterai sebelum mencabut laporannya di kepolisian. Agus menyampaikan terima kasih kepada kedua belah pihak yang sudah mau berbesar hati untuk saling memaafkan. “Ketong semua basudara, kalau sudah baku cium, mau buat apalagi,” ujarnya. Dia berharap dengan peristiwa ini Roni dan Rido yang ternyata berteman itu bisa semakin dekat.

Pada kesempatan yang sama Agus juga menyampaikan Pemerintah Kota Kupang saat ini tengah mengambil langkah untuk memutuskan mata rantai penyebaran covid 19 dengan membentuk tim operasi protokol kesehatan kasih atau prokasih. Dia berharap semua pihak termasuk ormas kepemudaan mendukung dan membantu Pemkot dalam upaya tersebut. Pertemuan tersebut diakhiri penandatanganan surat perjanjian damai oleh Roni dan Rido mengetahui Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang selaku perwakilan pemerintah sebagai pihak yang mendamaikan. (*PKP_ans)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...