Koalisi KOPI Alor Imbau Masyarakat Bijak Sikapi Film Dokumenter “Pesta Babi”

Date:

Share:

Kalabahi, seputar-ntt.com – Koalisi KOPI Alor mengimbau masyarakat agar bersikap bijaksana dan tidak mudah terprovokasi saat menonton film dokumenter “Pesta Babi”.

Hal ini disampaikan salah satu pengurusnya, Novita Ayu Matoneng kepada media, Minggu, 31/5/2026 pagi.

Menurutnya, film dokumenter “Pesta Babi” berhasil mengangkat isu yang selama ini relatif jarang mendapat perhatian luas di tingkat nasional.

“Melalui film tersebut, masyarakat yang sebelumnya tidak mengikuti perkembangan di Papua Selatan menjadi lebih mengetahui adanya proyek pangan dan perkebunan skala besar beserta berbagai dampak yang ditimbulkannya terhadap lingkungan maupun kehidupan masyarakat adat setempat,” katanya.

Ia kemudian menambahkan, film dokumenter seharusnya tidak hanya menampilkan satu sudut pandang, melainkan menghadirkan berbagai perspektif agar masyarakat dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh sebelum membentuk opini.

“Saya tentu mendukung pembangunan. Papua berhak mendapatkan perhatian yang layak. Akses pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur harus menjangkau hingga pelosok dan pedalaman. Itu adalah tanggung jawab negara,” ujarnya.

Namun demikian, Novita Ayu menegaskan, persoalan ini seperti fenomena gunung es karena berbicara tentang lingkungan maka ada banyak hal yang harus diperhatikan seperti hak masyarakat adat, ketimpangan pembangunan, ekonomi, politik, hingga masa depan generasi berikutnya.

“Di wilayah yang menjadi latar pembahasan, tidak semua warga maupun tokoh adat memiliki pandangan yang sama. Sebagian menolak, sebagian menerima, dan sebagian lainnya mendukung pada aspek tertentu namun menolak pada bagian lain dari proyek tersebut. Sejumlah pihak menilai bahwa keragaman pandangan itu belum tergambarkan secara sepenuhnya dalam film,” sambungnya.

Menyikapi hal tersebut, Novita menghimbau kepada masyarakat untuk melihat isi film secara bijak dan kritis sebab film dokumenter dapat menjadi sarana untuk menambah wawasan dan membuka ruang diskusi.

“Namun publik tetap perlu memperkaya informasi dari berbagai sumber agar memperoleh pemahaman yang lebih utuh dan berimbang. Ia meminta publik tidak menjadikan film tersebut sebagai satu-satunya sumber untuk memahami kondisi masyarakat Papua saat ini,” harapnya.

Diakhir penyampaiannya, ia meminta masyarakat dapat mengakses berbagai sumber informasi lain, termasuk video dan konten di media sosial, yang menampilkan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah di Papua sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan daerah.

Selain itu, publik juga dapat melihat sejumlah dokumentasi yang menggambarkan interaksi sosial yang harmonis antara masyarakat Papua dan TNI di beberapa wilayah. (*)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...