Loket Umum RSUD Tutup, Pasien Rawat Jalan Terlantar

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Keputusan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya tentang hari libur bagi PNS dilingkup Pemerintah Provinsi NTT memberi dampak buruk bagi masyarakat. Kenyataannya, para pasien rawat jalan yang datang berobat di RSUD W.Z. Yohanes Kupang pada Jumat 3 Desember 2013 tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan alias terlantar karena loket umum pada RSUD tutup karna libur.

Beberapa pasien terlihat kecewa dan mengamuk lantaran mereka sudah menghabiskan biaya untuk datang berobat namun tidak mendapat pelayanan. Padahal kata mereka, pelayanan umum diloket masih dibuka pada Kamis 2 Januari 2013.

“Kami kecewa dengan pelayanan Rumah sakit yang seperti ini. Masa pasien yang harusnya mendapat jadwal pelayanan harus ditelantarkan,”kata Meky Ratu salah satu pasien kepada Seputar-ntt.com, Jumat 3 Desember 2013.

Sebagai pasien yang sangat membutuhkan perawatan maka keputusan manajemen RSUD W.Z Yohanes menutup loket umum sama dengan membunuh pasien secara halus. Kebanayakan pasien yang melakukan rawat jawan di RSUD adalah pasien rujukan dari puskesmas yang mengalami kekurangan tenaga dokter ahli maupun fasilitas.

“Kita mau berobat dimana lagi sementara kita ini pasien rujukan dari puskesmas. Besok hari sabu dan minggu berarti selama tiga hari kita harus menunggu dengan penyakit. Kalau begini berarti banyak yang nanti mati,”kata Meky.

Pasien Lain nya, Naomi Bura mengaku, jika dirinya diminta untuk datang berobat pada Jumat 3 Januari karna pada hari Kamis 2 Januari dirinya tidak sempat mendapatkan pelayanan lantaran banyak sekali pasien yang berobat. Namun ketika dirinya tiba di loket ternyata tidak ada petugas dan banyak pasien yang menunggu.

“Di Loket hanya ada tulisan libur dan ada tempel kertas keputusan gubernur tentang hari yang diliburkan. Kita bingung mau kemana,”katanya.

Dia mengaku sebagai pasien yang baru melakukan operasi cesar dan sementara menjalani rawat jalan. Untuk itu dia sangat membutuhkan obat karena persediaan obat yang diberikan oleh dokter sudah habis.

“Obat harus pake resep dokter sementara persediaan obat habis hari ini. Sebagai masyarakat kita kecewa dengan pelayanan seperti ini,”ungkapnya.

Salah satu dokter jaga di UGD yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan, para pasien rawat jalan tidak bisa dilayani di UGD sehingga secara pribadi dirinya juga merasa kecewa.

“Kita juga kasian dengan kondisi pasien tapi kita tidak bisa berbuat lebih,”ungkapnya.

Manajemen rumah sakit yang hendak dikonfirmasi tidak bisa ditemui karena ruang kerja direktur tertutup karena sedang menikmati libur.

Untuk diketahui, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya lewat keputusan dengan nomer 423/KEP/2013 tanggal 30 Desember 2013 memutuskan bahwa tanggal 2 dan 3 Januari 2014 dinyatakan sebagai hari yang diliburkan. (joe)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...