Lembata, seputar-ntt.com – Dalam upaya meningkatkan keterampilan kewirausahaan, sekelompok mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas katolik Widya Mandira Kupang melakukan praktik langsung bersama pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Penikenek Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata.
Kegiatan ini difokuskan pada pembuatan keripik pisang dan singkong, yang merupakan produk unggulan desa tersebut, serta bertujuan untuk menghidupkan kembali UMKM yang sempat mati di Desa Penikenek.
Praktek pembuatan kripik ini dilaksanakan pada hari Kamis, 15/08/2024, dimulai pukul 08.00 hingga 13.00. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari kepala desa dan para pelaku UMKM.
Mahasiswa yang terlibat dalam program ini sangat antusias belajar tentang proses pembuatan keripik, mulai dari pemilihan bahan baku hingga teknik penggorengan yang tepat untuk menghasilkan keripik yang renyah dan lezat.
“Keripik pisang dan singkong memiliki potensi pasar yang besar. Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung untuk memahami tantangan dan peluang di dunia UMKM,” ungkap Mariana, Kepala Dusun B Desa Penikenek.
Para mahasiswa dibagi menjadi beberapa 4 kelompok, didampingi oleh pelaku UMKM yang berpengalaman. Mereka belajar tentang teknik pemotongan, pengolahan, hingga pengemasan produk yang menarik.
“Dengan kegiatan ini, kami ingin mendorong mahasiswa untuk berinovasi dalam menciptakan produk yang dapat bersaing di pasar. Kami percaya, dengan kreativitas mereka, keripik pisang dan singkong dari desa kami bisa lebih dikenal luas,” tambah Ester, salah satu pelaku UMKM.
Kegiatan praktik ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi tentang strategi pemasaran produk olahan, serta tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM.(*)
Penulis : Affi Medilmana
Follow