Mahasiswa KKN Kembangkan Potensi Minyak Kelapa Murni di Desa Warawatung

Date:

Share:

Lembata, seputar-ntt.com – Mahasiswa KKN Tematik, dari Universitas Katolik Widya Mandira Kupang lakukan program tentang pengelolaan sumber daya alam pembuatan minyak kelapa murni. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan sumber daya alam di desa Warawatung, kecamatan Nagawutun, kabupaten Lembata.

Cristiano Ua, mahasiswa dari program studi Administrasi Publik Fisip Unwira ingin melihat bagaimana pengelolaan sumber daya alam dari kelapa. Untuk itu Tian memcoba melihat proses pembuatan minyak dari kelapa. Tian mengunjungi salah satu rumah produksi minyak kelapa. Proses awal pembuatan dilakukan melalui cara modern, yaitu menggunakan penggiling kelapa. Setelah digiling, kelapa yang telah diparut direndam dan disaring. Setelah disaring, kelapa dibiarkan di suhu ruang selama 1 malam. Kelapa yang didiamkan selama satu malam akan mengalami proses fermentasi, yaitu pemisahan antara air, minyak dan protein. Minyak yang berada diatas kemudian diambil, dan dilamjutkan dengan proses pemanasan. Santan dipanaskan pada suhu rendah hingga sedang untuk memisahkan minyak dari air dan padatan lainnya, proses ini memakan waktu cukup banyak sehingga minyak terpisah secara jelas dipermukaan wajan.

Minyak yang telah terpisah dari air dan padatan lainnya kemudian diambil dan disaring untuk memastikan kebersihan. Minyak kelapa yang dihasilkan Mungkin masih sedikit mengandung air dan partikel padat. Oleh karena itu, minyak tersebut bisa dimurnikan lebih lanjut dengan cara disaring lagi atau dipanaskan untuk menguapkan sisa air.

Tian mewawancarai salah satu warga desa Warawatung untuk menanyai mengenai pengelolaan minyak kelapa. Dalam wawancara tersebut, Melisa Ongen selaku ketua OMK desa Warawatung mengatakan bahwa proses pembuatan minyak kelapa telah dilakukan sejak Maret 2023. Minyak kelapa harus diproses menggunakan air hangat dan air dingin. Dan kelapa harus didiamkan selama satu malam untuk mendapatkan hasil yang baik. Untuk kelapanya lebih bagus kalau menggunakan kelapa yang tua untuk hasil yang baik.

“Proses pembuatan minyak kelapa harus menggunakan kelapa yang tua untuk mendapatkan hasil yang bagus. Proses pembuatan dilakukan selama sekali seminggu.” Ujar Kak Melisa. Kelapa yang didiamkan selama 1 malam akan mendapatkan hasil berupa 12-15 botol dari 50 buah kelapa yang diproses.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat desaWarawatung dapat meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam yang tersedia dan mengembangkan potensi ekonomi local, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan warga desa.(*)

Penulis: Cristiano Ua

 

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...