Oelamasi, seputar-ntt.com – Kondidi jalan yang rusak di Kecamatan Amabi Oefeto dikeluhkan masyarakat setempat. Pengeluhan ini terungkap dalam dialog antara anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTT II, Setya Novanto dengan masyarakat Desa Fatukanutu dan Desa Kairane di Sekretariat Kelompok Tani Manekat Desa Fatukanutu Kecamatan Amabi Oefeto, Kamis 27 November 2013.
Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Melkias Babys dalam dialog dengan Ketua Fraksi Golkar DPR RI ini mengatakan, kondisi jalan yang rusak di Desa Fatukanutu hingga Oesao menyebabkan warga setempat terpaksa harus menjual hasil panenan mereka dengan harga murah kepada pedagang yang dating ke tempat mereka. Pasalnya, jika hasil panenan mereka harus dibawa ke Pasar maka ongkos untuk menyewa kendaraan kesana dirasa terlalu mahal.
“Jalan dari sini ke Oesao rusak sekali sehingga kami tidak bias membawa hasil panenan kami ke Pasar Oesao. Akibatnya, kalau ada oto yang masuk, kami jual murah-murah saja,” kata Melkias.
Karena itu, dalam kesempatan ini Melkias meminta agar Setya Novanto dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat setempat yang rindu menginginkan jalan beraspal bagus di wilayah mereka.
Sementara Ketua BPD Desa Kairane, Wahyu Danian Olla dalam kesempatan ini meminta agar Setya Novanto dapat memperjuangkan ke pemerintah pusat agar setiap petuga BPD dapat memperoleh insentif setiap bulannya. Sebab selama menjabat 12 tahun, dirinya tidak pernah mendapat insentif bulanan.
“Kami diangkat dengan SK Bupati sama seperti Kepala Desa tapi kepala desa mendapat insentif setiap bulan sementara kami hanya mendapat dana operasional sebesar Rp4,5 juta setiap tahunnya,” kata Olla.
Setelah mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat yang disampaikan saat dialog kemarin, Setya Novanto mengatakan, dirinya akan berusaha mengkomunikasikan masalah perbaikan jalan di wilayah tersebut dengan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Oktory Gaspers dan Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kupang, Roby Manoh.
Selain itu, dirinya juga akan membicarakan keinginan masyarakat Fatukanutu dengan Kadis PU NTT, Andre Koreh sehingga keinginan masyarakat tersebut dapat diakomodir.
Sementara menyangkut permintaan Wahyu Olla, dijelaskan Novanto, saat ini sedang dibahas UU Desa do DPR RI. Karena itu, dirinya berjanji akan coba mengkomunikasikan hal ini dengan para wakil rakyat asal Partai Golkar di Komisi VI.(sho)
Follow