Memalukan, DPRD NTT Minta Gaji ke-13

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Permintaan DPRD NTT lewat Badan Anggaran (Banggar) agar Pemerintah Provinsi mengusulkan pemberian gaji ke-13 bagi anggota DPRD ke Pemerintah pusat dinilai sangat memalukan. Pasalnya ditengah kondisi masyarakat yang kelaparan di gisi buruk, para anggota dewan masih memikirkan kesejahteraan pribadi.

“Jika benar DPRD meminta gaji ke-13 maka itu sesuatu yang memalukan. Jika mereka memiliki nurani terhadap kondisi masyarakat di NTT maka niat seperti itu tidak akan terjadi. Ini sangat menciderai hati masyarakat yang sedang makan pakan ternak karena kemiskinan,” tegas Ketua Forum Peduli APBD NTT, Joey Rihi Ga di Kupang, Kamis (2/7/2015).

Dia mengatakan, saat ini semua mata sedang tertuju ke Kabupaten Timor Tengah Selatan dimana masyarakat setempat dilanda kelaparan akibat gagal panen. Namun sangat ironis dengan niat DPRD yang masih menginginkan APBD masuk ke saku mereka secara pribadi.

“Bayangkan sudah dua menteri yang ke TTS untuk melihat kondisi masyarakat yang lagi meraung karena kelaparan. Harusnya sebagai dewan yang dipilih oleh rakyat mereka harus memikirkan bagimana supaya masyarakat disana tidak kelaparan lagi. Dimana Hati dan nurani mereka, itu pertanyaannya,” tegas Joey.

Jika kondisi NTT bukan daerah miskin maka bukan hal yang tidak wajar jika DPRD meminta tambahan gaji ke-13. Yang jadi persoalan kata Joey Rihi Ga, kondisi daerah NTT yang masih terbelenggu oleh kemiskinan yang terus berulang tahun.

“Di TTS orang makan putak, di Sumba Timur Orang selalu makan Iwi. Kondisi seperti ini sudah berulang tahun dan tidak pernah ada tindakan yang nyata bagaimana mengusir kemiskinan dari daerah ini,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan Ketua DPRD NTT sebagai Ex Oficio Ketua Banggaran belum berhasil di konfirmasi karena masih rapat Pimpinan.

Sebelumnya Dalam Sidang DPRD NTT, Badang Anggaran mendorong pemerintah untuk mengusulkan ke Pemerintah pusat terkait pemberian gaji ke-13. Usulan itu terlihat dalam Laporan Badan Anggaran DPRD NTT tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi NTT Tahun Anggaran 2014.

Permohonan DPRD itu termuat dalam surat tertanggal 2 Juli 2015 yang  ditandatangani wakil Ketua Badan Anggaran DPRD NTT, Nelson O. Matara. Dalam point ke-15 dari 18 point pendapat Badan Anggaran seperti yang terlihat dalam foto diatas.

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...