Jakarta, seputar-ntt.com - Di tengah iklim politik nasional yang terus berubah, Partai Berkarya memilih jalur berbeda: menata diri dalam senyap, sebelum melangkah dengan suara...
Publik perlu mewaspadai pola politik uang dalam bentuk proyek gentong babi. Politik uang tidak hanya berkaitan dengan pembelian suara (Vote Buying). Salah satu varian...
OPINI
PENDAHULUAN
Politik pada hakikatnya adalah sebuah dorongan kodrati (animal politicon). Manusia berpolitik sebagai akibat dari dimensi sosialitas dalam dirinya sendiri. Hal ini berpadanan dengan istilah...
Kalabahi, seputar-ntt.com - Jelang tahun politik Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024, seluruh warga masyarakat Kabupaten Alor diminta untuk selalu...
Jakarta, seputar-ntt.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem kini memiliki kantor baru setelah melalukan proses perombakan total kantor terdahulu selama sekitar 18 bulan.
Kantor...
Jakarta, seputar-ntt.com - Usai bertemu KPU RI, Pimpinan Nasional (Pimnas) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) beraudiensi dengan jajaran Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di kantornya...
Waingapu, seputar-ntt.com - Para tokoh yang mendapat kepercayaan menjadi pengurus Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) tingkat Kabupaten di daratan Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)...
Kupang, seputar-ntt.com - Hari Selasa, 7 Desember 2021 diawali dengan rasa gelisah. Pasalnya, janji untuk bertemu Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) sudah dijawab....
Kupang, seputar-ntt.com - Ketua DPC Partai Demokrat Kota Kupang, Herry kadja Dahi mempertanyakan pesan pribadi yang di kirim oleh sekretaris badan diklat DPP Partai...
Cara sederhana menjaga tubuh tetap terhidrasi saat musim panas di NTT, dari kebiasaan minum air putih rutin hingga mengenali gejala dehidrasi sejak dini.
Kupang, Seputar-ntt.com- Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-18, DPW PKB NTT melakukan aksi sosial dengan berbagi kasih di tiga panti asuhan pada Sabtu, (23/7/2016). Tiga panti asuhan ini...
Kupang, seputar-ntt.com - Komite Nasional Pemuda (KNPI) Provinsi NTT menyumbangkan 27 kantong darah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) NTT. Kegiatan donor darah ini dilakukan dalam rangkaian perayaan HUT KNPI...
Kupang, Seputar-ntt.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal merayakan hari lahir atau Harlah ke-18 pada Sabtu, 23 Juli mendatang. Momentum ini akan digunakan Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa...
Pendidikan membentuk dasar dari setiap manusia. Pendidikan juga melepaskan seseorang dari kungkungan pikirannya dan memaksa orang tersebut berpikir dan mempertanyakan sesuatu. Pendidikan juga membuat kita sadar akan hak-hak kita ditengah masyarakat. Karena itu, Pendidikan amat penting dalam kehidupan seseorang.
Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kota Kupang tidak menutup mata terhadap 3.300 pelajar SMP dan SMA yang hendak meneruskan pendidikan mereka di sekolah negeri tapi tidak kebagian tempat. Pasca mendapat informasi seputar adanya ribuan siswa yang terancam tidak dapat meneruskan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, Walikota Kupang, Jonas Salean. Senin 18 Juli lalu Walikota menggelar rapat tertutup dengan kepala sekolah negeri maupun swasta guna membahas cara penanganan 3 ribuan siswa yang tidak kebagian sekolah itu.
Usai rapat di lantai III Kantor Walikota Kupang, kepada wartawan, Jonas menjelaskan, pihaknya menggelar rapat tertutup bersama para kepala sekolah guna mencari kebijakan untuk menampung ribuan siswa yang ingin melanjutkan pendidikannya di sekolah-sekolah negeri tersebut.
“Khusus untuk SMP dan SMA Negeri ada 3300 lebih siswa yang daya tamping sekolahnya tidak cukup sehingga tadi ada kebijakan jumlah siswa per kelas ditambah,” jelas Jonas didepan ruang media center kantor Walikota Kupang.
Dikatakan, jika sebelumnya jumlah murid SMP dalam satu kelas 32 siswa kini ditambah 4 siswa lagi sehingga menjadi 36 siswa per kelas. Kemudian untuk tingkat SMA, jika sebelumnya jumlah siswa 36 siswa maka dengan adanya kebijakan baru jumlah siswanya juga bertambah menjadi 40 orang per kelas.
“Itu cara atasi persoalan. Kalau tidak 3300 anak-anak kita tidak bisa meneruskan pendidikan,” tandas mantan Sekda Kota Kupang itu.
Masih menurut Jonas, ruang kelas di sekolah swasta juga telah penuh sehingga Pemerintah Kota kemudian terpaksa meminta beberapa sekolah negeri untuk membuka jam pelajaran pada pagi dan sore hari. Hal ini agar 3300 siswa yang terancam tidak dapat meneruskan pendidikan tersebut dapat terakomodir.
Disinggung soal ketersediaan tenaga pengajar, Jonas mengaku banyak tenaga guru yang belum sertifikasi lantaran kekurangan jam pelajaran. Karena itu, penambahan kelas pada sore hari juga dapat membantu para guru yang belum sertifikasi tadi.
“Banyak guru yang belum memenuhi syarat mendapat sertifikasi guru sehingga mereka akan ditranfer ke sekolah sore tadi. Ada guru yang jam mengajarnya dalam seminggu tidak sampai 24 jam jadi dengan mengajar pagi sore, mereka bisa penuhi syrat untuk dapat sertifikasi,” tambah Jonas lagi. (boy)
Kupang, seputar-ntt.com – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Kupang NTT menargetkan pemasukan sebesar Rp3 miliar saat pekan pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun ini. Pekan PBB sendiri berlangsung...
Pulau Maer Kupang: pulau mungil tak berpenghuni di Teluk Kupang berpasir putih, air jernih untuk snorkeling, destinasi day trip murah dari Kota Kupang.