Penyidik Unit PPA Telah Periksa Oknum ASN di Alor yang Diduga Setubuhi Anak Bawah Umur

Date:

Share:

Kalabahi, seputar-ntt.com – Setelah sebelumnya mengambil keterangan pelapor dan korban, terkini, penyidik Satreskrim Polres Alor Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) juga telah memeriksa NA, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga melakukan persetubuhan terhadap anak bawah umur.

Kasat Reskrim Polres Alor IPTU Yames Jems Mbau, S.Sos mengatakan, terlapor NA telah dipanggil dan dimintai keterangan pada Rabu, 1 Maret 2023. Namun pihaknya saat ini belum bisa menjelaskan secara detail hasil klarifikasi terhadap terlapor.

“Yang bersangkutan kemarin sudah kami periksa. Dia sudah menyampaikan klarifikasinya, tetapi apakah dia mengakui perbuatannya atau tidak saya belum lihat. Nanti saya cek dulu karena hasil klarifikasi masih di penyidik,” jawab Jems kepada media di ruang kerjanya, Kamis, 2/3/2023 pagi.

Menurutnya, bila keterangan terlapor NA dalam BAP mengakui perbuatannya, maka penyidik segera menetapkannya sebagai tersangka. Namun apabila terlapor mengelak, maka polisi akan mencari petunjuk lain untuk mengungkap kasus dugaan persetubuhan tersebut.

Meski demikian, kata Kasat Reskrim, berdasarkan hasil visum et repertum terhadap korban berinisial GK (16) telah menunjukkan adanya dugaan persetubuhan yang dialami korban dalam waktu yang sudah lama.

“Hasil visum sudah ada. Kalau tidak ada kendala mungkin minggu depan kita sudah bisa naikkan,” ujar Kasat Reskrim Jems Mbau.

Seperti berita media ini sebelumnya, seorang ASN yang menjabat sebagai sekretaris camat disalah satu kecamatan di Alor, berinisial NA diduga melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

“Kasus ini dilaporkan oleh seorang ibu yang diketahui merupakan mama kecil korban berinisial MT. Korbannya berinisial GK (16) dengan terlapor NA,” sebut Kasat Reskrim.

Jems Mbau, mengungkapkan, persetubuhan itu terjadi pada hari Minggu, tanggal 19 Februari berlokasi di Desa Petleng, Kecamatan Alor Tengah Utara (ATU).

“Kronologi yang dilaporkan masih secara umum dimana kejadian ini telah berlangsung sejak tahun 2015, kemudian pada hari Minggu tanggal 19 Februari 2023 terjadi perlakuan serupa dan korban menceritakan kepada mama kecilnya. Merasa dirugikan, pada Selasa, 21 Februari 2023 korban melaporkan kasus ini di Polres Alor,” ungkapnya.

Atas laporan tersebut, kata Jems Mbau, unit PPA Polres Alor telah menindaklanjuti laporan dengan melakukan klarifikasi terhadap pelapor dan satu orang saksi.

“Kami belum bisa memberikan kronologi secara rinci, karena ini masih berupa laporan polisi. Kami harus melakukan klarifikasi terhadap saksi, terlapor, korban dan lainnya. Jika sudah cukup bukti dan memenuhi unsur, maka kami proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” terang Kasat Reskrim.

Terkait dengan status terlapor yang merupakan salah seorang pejabat lingkup Pemkab Alor yang menjabat sebagai sekretaris camat disalah satu kecamatan di Alor, Jems Mbau menegaskan jika pihaknya belum bisa memastikan secara rinci status terlapor.

“Untuk pelaku apakah ASN atau bukan, saya belum bisa membenarkan hal tersebut. Setelah kami lakukan klarifikasi baru bisa kami informasikan lebih lanjut,” tutup Kasatreskrim IPTU Jems Yames Mbau, S.Sos. (Joka/Pepenk)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...