PKB NTT Gelar Uji Kelayakan Calon Ketua DPAC di Rote Ndao, 22 Peserta Ikuti Proses

Date:

Share:

Ba’a, seputar-ntt.com — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar pembentukan calon kepengurusan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), Uji Kelayakan dan Kepatuhan (UKK) calon Ketua DPAC, serta penetapan dan rapat formatur dalam Forum Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Kabupaten Rote Ndao.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Asa Resort, Rote Ndao, Jumat (18/9/2026). Sebanyak 22 peserta dari 11 kecamatan mengikuti proses UKK sebagai bagian dari tahapan pembentukan struktur organisasi PKB di tingkat kecamatan.

Kegiatan turut dihadiri unsur pimpinan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Rote Ndao, yang terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara, wakil ketua, dan wakil sekretaris. Hadir pula Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Rote Ndao.

Ketua Tim Pembentukan Kepengurusan DPAC DPW PKB NTT, Vincent Mone, mengatakan kegiatan tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat struktur dan konsolidasi organisasi PKB di tingkat kecamatan.

Menurut Vincent, terdapat tiga agenda utama yang menjadi bagian dari proses tersebut, yakni pemetaan calon pengurus DPAC, uji kelayakan dan kepatuhan calon Ketua DPAC, serta penetapan dan rapat formatur Ketua dan Pengurus DPAC melalui forum Musancab.

“Ketiga tahapan ini hendaknya kita pahami bukan sekadar sebagai kegiatan administratif organisasi, tetapi sebagai bagian dari proses membangun struktur yang kuat, solid, aktif, dan memiliki komitmen terhadap perjuangan PKB,” kata Vincent dalam sambutannya.

Ia menegaskan, posisi Ketua DPAC bukan sekadar jabatan struktural. Ketua DPAC memiliki peran penting dalam menjalankan mesin organisasi partai di tingkat kecamatan.

Karena itu, calon Ketua DPAC diharapkan memiliki komitmen, loyalitas, integritas, kemampuan komunikasi, kapasitas membangun konsolidasi, serta kesediaan bekerja bersama seluruh jajaran partai.

“Kita membutuhkan pemimpin organisasi yang tidak hanya hadir ketika ada kepentingan politik tertentu, tetapi mampu menjaga kebersamaan, mengayomi masyarakat, merawat kader, serta menjalankan keputusan organisasi secara konsisten,” ujarnya.

Vincent juga meminta proses UKK dilakukan secara objektif, terbuka, dan bertanggung jawab. Para calon Ketua DPAC diminta memberikan jawaban secara jujur sekaligus menunjukkan kesungguhan dalam mengemban amanah organisasi.

Ia menyebut DPAC merupakan salah satu ujung tombak organisasi partai. Kekuatan PKB di tingkat kabupaten, menurutnya, turut dipengaruhi oleh kekuatan struktur di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan.

Karena itu, forum Musancab diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan DPAC yang dapat menjalankan fungsi organisasi secara aktif dan berkelanjutan.

Vincent juga mengingatkan seluruh kader agar menjadikan proses Musancab sebagai momentum memperkuat persatuan dan solidaritas internal.

“Perbedaan pandangan dalam proses organisasi merupakan hal yang biasa. Namun, setelah keputusan organisasi diambil, yang harus kita kedepankan adalah persatuan, solidaritas, dan kepentingan organisasi,” katanya.

Ia berharap DPAC yang terbentuk nantinya tidak hanya menjadi struktur organisasi di atas kertas, tetapi benar-benar hidup, aktif melakukan konsolidasi, hadir di tengah masyarakat, serta mampu menjalankan program-program partai.

Setelah tahapan pembentukan DPAC, tugas berikutnya berada di tangan DPC PKB Kabupaten Rote Ndao untuk membentuk Pengurus Anak Ranting di setiap desa.

Pembentukan Pengurus Anak Ranting tersebut dilakukan sesuai kalender organisasi DPP PKB dengan batas waktu penyelesaian hingga Desember 2026.

Ketua DPC PKB Kabupaten Rote Ndao, Migel Beama, menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh tugas organisasi yang diberikan partai sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur PKB hingga tingkat desa di Kabupaten Rote Ndao.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran DPC PKB Rote Ndao juga menyampaikan dukungan terhadap seluruh tahapan konsolidasi organisasi yang dilakukan DPW PKB NTT.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat tugas sebagai bagian dari proses organisasi.

“Bangkit, Solid, Menang!” menjadi semangat yang disampaikan dalam penutupan rangkaian kegiatan tersebut.

Kegiatan diakhiri dengan pesan agar seluruh tahapan pembentukan kepengurusan DPAC dan Pengurus Anak Ranting dapat berjalan sesuai mekanisme organisasi serta memperkuat konsolidasi PKB di Kabupaten Rote Ndao.(joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...