Kupang, seputar-ntt.com – Di Teluk Kupang terdapat satu pulau kecil yang menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk pelarian singkat di akhir pekan, yakni Pulau Kera. Pulau tak berpenghuni ini menawarkan hamparan pasir putih dan air laut yang jernih, hanya beberapa puluhan menit perjalanan perahu dari pesisir Kota Kupang.
Untuk mencapai Pulau Kera, pengunjung umumnya menyewa perahu nelayan yang berlabuh di sejumlah titik pesisir Kupang. Perjalanan relatif singkat, sehingga banyak warga memilih pulau ini untuk perjalanan sehari tanpa perlu menginap.
Keunggulan utama Pulau Kera adalah kebersihannya yang masih terjaga. Pasir putih halus mengelilingi pulau, sementara air di sekitarnya cukih jernih untuk snorkeling. Ikan-ikan kecil mudah ditemukan di perairan dangkal, menjadikan pulau ini ramai bagi penggemar aktivitas air.
Karena tidak berpenghuni dan belum ada fasilitas permanen, pengunjung disarankan membawa bekal sendiri, mulai dari air minum, makanan, hingga perlengkapan snorkeling. Sampah yang dibawa pulang kembali ke daratan menjadi etika wajib agar kelestarian pulau tetap terjaga.
Pulau Kera juga menyimpan nilai sejarah tersendiri bagi warga Kupang. Nama pulau yang unik ini kerap menjadi bahan cerita turun-temurun masyarakat pesisir, sekaligus penanda betapa dekatnya alam dengan keseharian warga Kota Kupang.
Menurut sejumlah pengunjung yang rutin datang, momen terbaik berada di pulau ini adalah pagi hingga menjelang siang, ketika air laut tenang dan matahari belum terlalu terik. Menjelang sore angin kencang biasanya mulai bertiup, sehingga perahu-perahu mulai kembali ke daratan.
Sebagai destinasi yang dekat dan murah, Pulau Kera menjadi bukti bahwa Kota Kupang tidak kekurangan pilihan wisata bahari. Yang dibutuhkan hanyalah perawatan dan kesadaran pengunjung agar surga kecil ini tetap lestari untuk generasi berikutnya.(*)
Follow