Putri Indonesia Kepulauan Nonton Pasola di Desa Wainyapu SBD

Date:

Share:

Tambolaka, seputar-ntt.com – Putri Indonesia Kepulauan Bali, NTB dan NTT 2016, Gloria Angelica menyaksikan atraksi Pasola di Desa Wainyapu, Kecamatan Belagar, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Wanita berdarah Sabu ini begitu terpesona melihat para pria di negeri sejuta kuda ini saling melemparkan tombak sambil menunggang kuda.

“Saya bertahan untuk tidak pulang hanya untuk menyaksikan atraksi pasola yang luar biasa. Ini harus menjadi ikon wisata yang perlu dipromosikan sehingga ketika banyak wisatawan asing maupun lokal yang datang ketika kegiatan ini berlangsung,” kata Gloria, Selasa, (29/3/2016).

Golria yang didampingi Bupati Sumba Barat Daya, Markus Dairo Talu (MDT) bersama istri mengatakan, Pulau Sumba ternyata menyimpan banyak keindahan alam yang luar biasa serta berbagai optensi wisata budaya yang masih tetap lestari dalam kehidupan masyarakat setempat.

“Sebelum melihat atraksi pasola, saya sempat diajak ke danau Waikuri di Kodi Utara. Danaunya sangat indah dan alami sehingga membuat orang betah disana. Saya sangat berterimakasih kepada Bbapak Bupati SBD yang begitu setia menemani saya ke tempat-tempat yang belum pernah saya lihat,” katanya.

Sebelumnya, Gloria juga telah melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumba Tengah. Disana dia mengunjungi panti asuhan Sinar Kasih di Waikabul untuk memberikan bantuan kepada anak-anak panti. Di Sumba Tengah Gloria sempat mengunjungi Kampung adat Pasunga.

Sementara Kabupaten Sumba Barat, Gloria Angelica berkesempatan mengunjungi kampung adat Tarung dan Resort Nihiwatu. Dalam kunjungan tersebut Angelica didampingi Bupati Agustinus Miga Dapawole.

Kampung Tarung menjadi desa tradisional di tengah kemajuan kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat. Kampung ini menjadi simbol kekuatan bertahannya kepercayaan turun temurun yakni Marapu dari gempuran modernisasi.

“Sumba Barat sebenarnya seperti Bali, punya kepercayaan dan adat istiadat yang kuat. Bedanya di Bali, Hindu memang agama. Tapi di sini, Marapu bukan agama,” kata Gloria. (joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...