Ribuan Warga Kota Kupang Bertekad Duduki Kantor PLN

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Pemadaman listrik setiap hari yang dilakukan oleh PLN membuat masyarakat Kota Kupang berang. Ratusan Orang pada Selasa, (17/11/2015) menggeruduk Kantor PLN Cabang Kupang. Mereka mempertanyakan kinerja PLN yang melakukan pemadaman dalam durasi yang lama dan cakupan area yang luas.

Para orator dengan tegas bahwa mulai besok (Rabu, 18/11/2015) warga Kota akan datang dalam jumlah yang banyak dan siap menduduki kantor PLN hingga waktu yang tidak ditentukan. “Kami akan datang membawa peralatan masak dan mandi dan siap menduduki kantor PLN,” tegas Sarah Lerry Mbuik.

Massa yang mendatangi kantor Cabang PLN Kupang membawa krans bunga sebagai simbol matinya manejemen PLN yang tidak berpihak kepada warga, massa berjalan kaki dari depan Kantor Pos Giro NTT menuju Kantor PLN area Kupang sambil melakukan orasi.

Dalam orasinya, Sarah Leri Mbuik, Ketua Gerakan demonstrasi ini menuntut beberapa hal. Diantaranya, menuntut manejemen PLN Cabang Kupang untuk menghentikan pemadaman listrik secara sepihak dan sewenang-wenang, serta menjamin pemenuhan kebutuhan listrik bagi warga secara terus menerus sesuai standar mutu.

Massa juga menuntut penghentian pemasangan baru, terutama untuk kepentingan bisnis semisal hotel, ruko dan pusat perbelanjaan skala besar. Hentikan semua bentuk pemakasaan kepada pelanggan untuk lakukan migrasi dari meteran pasca bayar ke pra bayar.

Selain itu massa juga menolak program listrik pra bayar karena tidak layak teknis di NTT. Mendesak Kepolisian agar menyelidiki pelanggaran dan pengabaian terhadap hak-hak pelanggan, meminta DPRD NTT dan Kota Kupang untuk mengambil langkah demi kepentingan masyarakat NTT dan meminta BPK untuk melakukan audit investigatif dan audit forensik,  terkait pengelolaan keuangan di PT PLN Cabang area Kupang dan PLN Wilayah NTT.

Apabila pihak PLN tidak tanggapi hal ini, massa berjanji akan kembali melakukan demonstrasi besok dengan jumlah yang lebih banyak, hingga PLN mengabulkan tuntutan massa. “ Kalau mereka tidak indahkan, esok kami akan lakukan aksi dengan jumlah yang lebih besar, sampai PLN penuhi tuntutan kami,” tegas Sarah Lery Mbuik. (joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...