Tanpa Listrik Sejak Indonesia Merdeka, Kades Wae Mantang Bilang Lelah Menunggu PLN

Date:

Share:

Ruteng, seputar-ntt.com – Kepala Desa Wae Mantang, Heribertus Hasan mengaku Lelah menunggu PLN dengan segudang janji. Bagimana tidak, Desa di Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai ini belum menikmati listrik sejak Indonesia merdeka.

“Kami sudah lelah menunggu PLN. Sebagai Kepala Desa di Wae Mantang, kami akan terus berjuang supaya warga bisa mendapatkan haknya terhadap listrik. Negara tidak boleh hilang di Wae Mantang,” tegas Heribertus Hasan kepada media ini, Jumat, (25/3/2022).

Dia mengatakan jika sampai bulan Juli 2022, listrik di Desa Wae Mantang belum menyala, maka pihaknya sudah bertekad untuk bekerjasa secara swadaya dengan masyarakat agar jaringan listrik ke wilayahnya bisa tersambung.

“Kami sudah bertekad untuk swadaya. Kami bukan anak tiri di negara ini sehingga sampai saat ini kami belum menikmati listrik. Sebagai Kepala Desa saya berharap PLN mendengar keluhan kami. Kalau mereka keberatan untuk melayani kami tolong jelaskan supaya kami mencari jalan keluar,” pungkasnya.

Sementara Ketua Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Muwur, Milanus Jehumar mengaku kecewa dengan pihak PLN. Dia mengakui bahwa petugas dari PLN sudah berkali-kali menebar janji akan turun survei, tapi semua hanya tinggal janji semata.

“Sudah berulang kali pihak PLN memberi janji untuk dating survei tapi itu semua hanya sekedar harapan palsu. Kami sudah berdiskusi dengan Kepala Desa Wae Mantang terkait jaringan listrik di wilayah ini. Kami akan bekerja semampu kami agar Desa wae Mantang bisa menikmati Listrik,” ujarnya.

Sebelumnya Manajer Unit Proyek Pembangunan Kelistrikan (UP2K) Flores, Simmi Lapebesi, yang dihubungi redaksi membenarkan jika saat ini, Desa Waemantang belum dilayani Listrik. Dia mengakui bahwa masih ada desa di Kabupaten Manggarai Manggarai yang belum berlistrik. Dia juga meminta warga untuk bersabar.

“Faktanya memang masih ada desa yang belum berlistrik di Manggarai, dan kita sedang bekerja tentunya sesuai denga anggaran yang bisa kita dapatkan. Saat ini sedang kita bangun di Desa Dimpong dan Luang Bua. Yang lainnya ya mohon bersabar, semoga kita diberikan kemudahan untuk cepat terealisasi,” jelas Simmi.

Manager Komunikasi PT PLN (Persero) UIW NTT, Ita Yupukoni menjelaskan PLN berkomitmen untuk melistriki semua desa sampe dusun, tapi PLN juga punya keterbatasan jadi step by step akan dilistriki. Butuh dukungan dari berbagai pihak karena desa-desa yang belum berlistrik saat ini butuh efort lebih karena letak geografis dan infrastruktur berupa akses ke lokasi sangat minim. (yohanes tanduk )

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...