Tunggakan Dana PEM Di Kota Kupang Rp800 Juta

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com –  Sejak digulirkan tahun 2013, jumlah tunggakan dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) di Kota Kupang mencapai Rp800 juta.

“Pengembalian sudah sekitar 92 persen dan dana yang masih tersisa atau tunggak itu sekitar Rp800 juta dari total dana sekitar Rp14 miliar sejak dikucurkan tahun 2013 lalu,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Kota Kupang, Felix Amaral kepada wartawan di Kupang, Kamis (7/4/2016).

Menurut dia, tahun 2016 ini Pemerintah Kota Kupang telah mengucurkan dana PEM Rp10 miliar lebih dan Rp4 miliar lebih telah dikembalikan masyarakat.

Dikatakan, Pemerintah Kota Kupang telah menyiapkan sangsi bagi para penunggak dana PEM. Sangsinya bisa sampai pada penyitaan barang milik penunggak dana PEM. Dan dalam penerapan sangsi ini Pemerintah Kota akan melibatkan Polisi sebagai juru sita.

“Dana PEM ini sifatnya bergulir sehingga tidak boleh macet ditangan seorang peminjam. Berdasarkan petunjuk teknis, ada sangsi bagi para penunggak tapi sebelumnya akan dilakukan teguran pertama hingga teguran ketiga. Setelah itu, upaya mencari solusi tapi jika masyarakat masih bersikeras maka akan dilakukan  penyitaan,” tegas Amaral.

Amaral menambahkan, tahun depan Walikota Kupang, Jonas Salean berencana akan menambah jumlah dana PEM Rp500 juta sehingga nantinya tiap kelurahan akan mendapat dana PEM Rp1 miliar di tahun 2017 mendatang.

Sementara itu, Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man dalam sambutannya saat pelatihan Manajemen Usaha bagi penerima dana PEM mengatakan, fasilitator dana PEM harus bisa melakukan analisa terhadap usaha dari para pengguna dana. Sehingga penggunaan dana PEM ini bisa terlihat manfaatnya. Selain itu, prospek usaha dari pengguna dana PEM juga hasil dianalisa sehingga usaha yang tidak mendatangkan keuntungan harus diminimalisir.

Wawali menambahkan, rata-rata pengguna dana PEM di Kota Kupang masih berkutat di sector konsumtif dan belum sampai pada sector industry. Hal ini terlihat dari besarnya dana yang dipinjam yang masih berada dibawah kisaran Rp25 juta.

“Kalau pinjamannya diatas Rp50 juta barulah sector industry tapi yang ada sekarang masih dibawah Rp25 sehingga masih di sector konsumtif,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dana PEM yang telah digulirkan ke tengah masyarakat Kota Kupang sejak tahun 2013 hingga 2016 jumlahnya telah mencapai Rp45 miliar  dengan jumlah penerima sebanyak 9.316 pelaku usaha. Kelurahan Namosain merupakan Kelurahan dengan tunggakan terbesar yakni Rp109 juta lebih dari total dana sebesar Rp400 juta.(sho)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...