UMKM Binaan Bank NTT di Labuan Bajo Ramai Dikunjungi Wisatawan Hingga Pejabat Negara

Date:

Share:

Labuan Bajo, seputar-ntt.com – Siapa tidak kenal KOMODO GIFT, sebuah pusat penjualan kain tenun terlengkap dan juga asesoris khas NTT yang terletak di Jl Raymundus Rambu No 17 RT 03/013 Desa Batu Cermin Kecamatan Komodo, Labuan Bajo. UMKM milik Ibu Kendy ini, kini sudah menjadi ikon di destinasi super premium, Labuan Bajo. Setiap tamu yang berkunjung ke Labuan Bajo, takkan lengkap kunjungannya jika belum sempat mampir ke gallery milik sosok yang bernama lengkap Maria Srikandi Mayangsari Latubatara ini.

Benar. Ketika dihubungi akhir pekan kemarin di Labuan Bajo, Ibu Kendy mengurai banyak hal mengenai kesuksesannya bermitra dengan Bank NTT. Dibukanya satu demi satu lembaran perjuangannya bersama bank kebanggaan masyarakat NTT ini. Bahwa sejak tahun 2015, saat dia masih aktif menjadi seorang aktivis LSM international, dia melihat banyak peluang yang bisa dimasukinya.

“Saya masuk Labuan Bajo sejak tahun 2006, bersama suami. Saya bekerja di international NGO, selama 4 tahun dan saat itu saya berhadapan dengan begitu banyak tamu dari kantor saya sendiri dan ketika mereka mau kembali, mereka tanya, soal aseoris. Saat itu Labuan Bajo tidak seperti sekarang. Setiap tamu-taamu yang pulang saya susah sekali mencari kado. Di kantor sering ada gift dan saya susah sekali dapatnya. Begitu project dari kantor saya selesai, saya berpikir, kenapa saya tidak mencoba melakukan usaha untuk sovenir shop,”jelasnya menambahkan, saat itu ada banyak sekali tamu yang datang ke sana dan dia kian kesulitan mendapatkan kado.

Dia lalu membuka usaha, sovenir shop. Saat itu memang sudah ada beberapa usaha serupa, namun dia yakin bahwa setiap niat baik akan direstui Tuhan. “Dan 2015 saya coba untuk itu,”tambahnya. Syukur karena saat itu, dengan segala keterbatasan yang dimilikinya disupport serius oleh Bank NTT, dengan memberikan pinjaman Rp 200 juta. Dan dengan nilai itu, dia mulai mendesain usahanya.

Walau sekarang di Labuan Bajo sudah ada berbagai toko sovenir, ada taipan dan investor, namun bukan Ibu Kendy namanya jika pasrah. Dia selalu kita punya strategi. Bahkan dia tidak pernah menganggap mereka adalah kompetitornya. “Saya masuk ke mereka dengan brand-brand saya baik fashion, kuliner dan sebagainya. Inilah salah satu cara yang membantu saya. Jadi, kehadiran mereka penting, dan banyak membantu saya. Dan sekarang saya tahu bahwa saya tidak bisa melawan mereka. Nah di saya itu komplit, toko tenunan dan juga oleh-oleh, ada aneka asesories. Kalau tenunnya memang mahal, sehingga kita pecah-pecah dengan aneka asesories dengan harga yang murah,”jelasnya.

Memang sangat menginspirasi negeri, dengan hadirnya Komodo Gift, para tamu yang ke Labuan Bajo selalu mendapatkan solusi jika hendak kembali ke tempat asalnya. Mereka selalu menemukan oleh-oleh yang tidak mahal namun  berkualitas. Tamu yang berkunjung ke sana pun tidak sedikit. Setiap minggu jumlahnya ratusan dan mereka tidak saja dari NTT, melainkan dari luar provinsi.

Ada Maluku, Sumatera, Bali, Kalimantan, Bali dan lainnya. Bahkan belum lama ini pimpinan Bank Indonesia mampir ke sana, sejenak melihat dari dekat praktek digitalisasi pembayaran, juga ada rombongan Komisi X DPR RI, para direksi dan komisaris BPD se-Indonesia saat pertemuan akhir 2022 lalu di Labuan Bajo. Bahkan tak terhitung wisatawan mancanegara.

“Tempat saya menjadi salah satu objek wisata budaya untuk tamu ketika mereka mau belajar tentang tenun. Saya membuat satu objek wisata budaya, mereka bisa belanja oleh-oleh, apa yang mereka butuhkan saya siapkan. Saya tidak saja menjual tenun Manggarai, melainkan mini budayanya NTT. Semua tenun NTT ada di tempat saya. Seluruh NTT bahkan seluruh kecamatan ada di saya,”tuturnya.

Lalu berapa omzetnya sebulan? Ternyata omzet yang dicapainya sebulan rata-rata, Rp 80-100 juta. Dan dia merasa terbantu karena Bank NTT tidak saja memberinya modal usaha, melainkan menyediakan relasi, jaringannya selalu terbuka dan dia bertumbuh karena relasi yang baik itu.  Dan untuk mempermudah dalam bertransaksi, dia menyiapkan seluruh fasilitas layanan yang disediakan oleh Bank NTT. 

“Semua aplikasi perbankan yang ada di Bank NTT itu ada di saya. Ada QRIS, EDC. Saya sangat terbantu dengan Mobile Banking Bank NTT, karena banyak pengunjung yang membutuhkannya. Sebagian besar pengunjung kesini menggunakan layanan M Banking dan Bank NTT menyediakannya bagi kami,”pungkasnya. (***)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...