UMKM Solusi Atasi Pengangguran di Kota Kupang

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com — Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat menjadi salah satu solusi, dalam mengurangi jumlah pengangguran di Kota Kupang.

UMKM dapat berperan dalam mengurangi angka pengangguran dengan cara: menyediakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan, dan membangun karakter bangsa,

Beberapa strategi yang dapat dilakukan, untuk mengurangi tingkat pengangguran, antara lain:

1. Membangun coworking space

2. Melakukan kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberikan pelatihan kerja gratis

3. Memberikan informasi lowongan kerja melalui sosial media atau aplikasi lowongan kerja

4. Mendorong penduduk usia produktif untuk terjun ke dalam dunia ekonomi kreatif

Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang sebaiknya berpihak dan fokus kepada para pelaku UMKM, agar mudah mendapatkan kegiatan pemberdayaan UMKM, baik dari sisi permodalan maupun dari sisi pengembangan kapasitas usaha.

Sektor UMKM yang terbukti mampu menyerap jumlah tenaga kerja yang besar, juga merupakan solusi untuk mengurangi jumlah pengangguran. Tren positif ini yang perlu terus dijaga pertumbuhannya, agar sektor UMKM dalam skala yang besar mampu mengatasi masalah pengangguran di Indonesia.

Salah satu instansi teknis, Dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) Kota Kupang ikut andil dalam upaya Pemkot Kupang menurunkan angka pengangguran, dengan sejumlah kegiatan atau program yang telah dilakukan sepanjang tahun.

Kepala dinas nakertrans Kota Kupang Thomas Dagang, Senin (18/9/2024) menyampaikan pelatihan kerja dan pemberian bantuan peralatan kerja bagi warga di kelurahan-kelurahan, di enam kecamatan di Kota Kupang, adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi angka pengangguran.

“Kita buat pelatihan kerja dan membagikan peralatan kerja kepada warga, tujuannya mereka dapat buka usaha sendiri. Disitulah bisa kurangi angka pengangguran,” jelas Thomas Dagang.

Pelatihan kerja yang di lakukan, mencakup berbagai bidang jasa untuk pemberdayaan ekonomi.

Selain pelatihan-pelatihan ada kegiatan lain yang dilakukan Disnakertrans berkolaborasi dengan organisasi atau lembaga lain yang tujuannya mengurangi angka pengangguran di ibukota. (joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...