Wakil Walikota : SKPD Harus Paham Manejemen Kecamatan dan Kelurahan

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – Wakil Walikota Kupang, Herman Man meminta para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Kupang untuk memahami manejemen Kecamatan dan Kelurahan. Dengan demikian maka setiap aspirasi masyarakat lewat Kecamatan dan Kelurahan bisa dieksekusi dengan baik oleh SKPD sebagai dinas teknis.

“Dengan Musrenbang yang dilakukan ini saya harap semua pimpinan SKPD harus paham manejemen di Kecamatan dan Kelurahan,” kata Hermanus Man pada acara pembukaan Musrembang tingkat Kecamatan Kota Lama tahun 2015 di Hotel Fatuleu Kelurahan Merdeka,Senin (16/2/2015).

Herman Man mengatakan, ketika para pimpinan SKPD memahami secara baik tentang manejemen di Kecamatan dan kelurahan maka setiap infromasi yang berkaitan dengan program pemerintah Kota bisa tersampaikan kepada masyarakat lewat camat dan para lurah.

“Program prioritas Pemerintah Kota Kupang untuk
tahun 2016 yakni peningkatan kualitas infrastruktur dan penataan ruang kota yakni jalan, jembatan dan air bersih. Selain itu ada program prioritas lain yakni pengentasan
kemiskinan dan pengurangan pengangguran dan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.
Hal-hal seperti ini harus sampai ke Kecamatan dan Kelurahan,” tambahnya.

Sementara Anggota DPRD Kota Kupang, Jabir Marola pada kesempatan yang sama mengatakan, Pemerintah Kota Kupang harus menyesuaikan usulan masyarakat saat musrenbang dengan kondisi keuangan daerah. Dengan demikian tidak membuat masyarakat kecewa dengan apa yang telah diusulkan namun tidak terealisasi.

“Banyak usulan masyarakat saat musrenbang yang tidak terjawab. Hal ini dikarenakan tidak sesuai dengan kondisi keuangan daerah. Kalau begitu  masyarakat akan kecewa dan tidak mau mengusulkan lagi pada musrenbang berikutnya,” kata Jabir.

Untuk itu dia meminta kepada Pemkot agar setiap ususlan masyarakat harus disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan yang hendak dilakukan oleh Pemkot. “Karena tidak ada skala prioritas makanya banyak pekerjaan yang seenaknya dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Hal ini akan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap apa yang dilakukan pemerintah,” pungkas Jabir. (riflan hayon)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...