Kupang, Seputar-ntt.com – Aktifitas wali kota Kupang, Jefirstson R Riwu Kore, hampir semuanya disiarkan langsung (live) lewat media sosial Facebook. Warga kota Kupang pun mengapresiasi langkah wali kota yang menjabat sejak 22 Agustus 2017 ini. Di jaman keterbukaan masyarakat perlu diberikan informasi.
“Live penting, apa yang dilakukan walikota Kupang ini. Saya dukung 1000 persen soal live ini. Saya sangat mendukung,” kata Wens Rumung, pada kegiatan cofee morning bersama media dengan tema Peran Pers dalam mendukung program kebijakan pembangunan pemerintah kota Kupang masa jabatan 2017 – 2022, Jumat (6/10/2017) di Suba Suka Resto Kupang.
Dikatakannya, bahwa apa yang dilakukan wali kota dengan mempublikasikan setiap kegiatan ketika turun lapangan adalah suatu langkah maju. Dengan turun ke lapangan maka seorang kepala daerah tau persoalan di masyarakat. Lanjutnya, live menjadi karena informasi akan aktifitas wali kota langsung tersampaikan kepada masyarakat. Masyarakat langsung mengetahui apa yang dilakukan dan rencana program pemerintah ke depannya.
Terpisah, Yoseph Sua, warga lainnya mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi langkah wali kota Kupang. Di mana selalu inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan disiarkan langsung. Katanya, itu suatu terobosan pelayanan dan adanya keterbukaan kepada masyarakat.
“Live itu sangat membantu, kami (Masyarakat) bisa pemerintah ada buat apa? Tidak hanya duduk di kantor, tetapi ada turun lapangan,”katanya.
Wali kota Kupang Jefirstson R Riwu Kore mengatakan bahwa dirinya tidak bisa melarang orang untuk siaran langsung. Banyak yang melakukan siaran langsung dan itu atas inisiatif masyarakat sendiri. Lanjutnya, hal itu bukan pencitraan namun wujud keterbukaan dan pertanggungjawaban kepada publik. Publik perlu tau apa yang dibuat pemerintah.
“Media sudah terbuka semua. Tidak bisa larang – larang orang. Kita tidak tau, orang ada diam – diam ternyata ada siaran langsung. Atau rekaman, kita tidak tau. Saya terbuka untuk semuanya mau siaran langsung atau tidak. Mereka bilang pencitraan, tidak ada urusan, karena saya datang sini untuk melayani masyarakat sungguh – sungguh,”kata mantan anggota DPR RI dua periode ini.
Wakil wali kota Kupang, Hermanus Man, menambahkan bahwa sidak yang dilakukan wali kota adalah untuk menemukan data koleksi. Menemukan kenyataan dan bukan media pengambilan keputusan. “Nanti dianalisis, ada tim kita. Ada OPD, ada mekanisme perencanaan untuk ditindaklanjuti,”katanya. (Pelipus Libu Heo)
Follow