Kalabahi, seputar-ntt.com – Dalam semangat kolaborasi dan pengabdian kepada masyarakat, Universitas Indonesia (UI) melalui tim dosen dari Fakultas Ilmu Keperawatan melaksanakan kegiatan bertema “Pemberdayaan Ibu melalui Edukasi Gizi Berkelanjutan bagi Ibu Hamil dan Balita di Daerah Terdampak Perubahan Iklim”. UPTD Puskesmas Mali menjadi lokasi utama kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 10 Juli 2025 di Kantor Desa Alila Timur. Kegiatan ini dipimpin oleh Ns. Suryane Sulistiana Susanti, S.Kep., M.A., Ph.D. selaku ketua pengabdi, bersama anggota tim Ns. Astuti, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.A dan Ns. Refi, S.Kep., M.Kep.
Kegiatan pengabdian ini tidak hanya sekadar sosialisasi, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian akademisi terhadap keberlanjutan kesehatan ibu dan anak di wilayah terdampak perubahan iklim. Edukasi gizi berkelanjutan diberikan untuk memperkuat pengetahuan ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya pola makan bergizi seimbang, terutama dalam menghadapi tantangan lingkungan yang terus berubah. Pendekatan partisipatif menjadikan para ibu bukan sekadar penerima manfaat, tetapi juga agen perubahan di keluarga dan komunitas mereka.
Selain pengabdian masyarakat, tim UI juga melaksanakan riset internasional bertajuk “Building Women’s Resilience to Climate Change through Health Promotion Intervention” yang merupakan bagian dari program KONEKSI – Australia-Indonesia Knowledge Partnership. Penelitian ini merupakan kolaborasi antara Monash University Australia dan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. Melalui riset ini, tim berupaya membangun ketahanan perempuan dalam mengakses tekhnologi terhadap perubahan iklim melalui promosi kesehatan yang berbasis kebutuhan lokal.
Kegiatan dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam. FGD melibatkan kader kesehatan serta kelompok ibu hamil dan ibu balita dari Desa Pante Deere dan Alila Timur, sementara wawancara dilakukan bersama kepala desa serta tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Mali. Proses ini bertujuan menggali pemahaman masyarakat tentang dampak perubahan iklim terhadap kesehatan, serta merumuskan kurikulum edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
Kepala UPTD Puskesmas Mali, Ns. Lasarus Atamou, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.K yang juga bertindak sebagai PIC Lokal Kabupaten Alor, menyampaikan apresiasi atas kerjasama ini. “Kami berterima kasih kepada Universitas Indonesia atas komitmennya mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di Alor. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan yang terus memberi dampak positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan generasi mendatang,” ujarnya. Dalam pelaksanaan kegiatan, tim juga didukung oleh Ns. Randy Talilah, S.Kep., M.Kep. selaku Enumerator yang membantu pelaksanaan lapangan. Melalui sinergi antara dunia akademik dan pelayanan kesehatan, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun masyarakat yang lebih tangguh dan sehat menghadapi perubahan iklim.(*)
Follow