22 Tenaga Kerja Asal Alor Dibekuk di Pelabuhan Tenau

Date:

Share:

Kupang, seputar-ntt.com – 22 Tenaga Kerja Asal Kabupaten Alor dibekuk aparat KP3 Laut Tenau Kupang ketika hendak berangkat ke Kalimantan melalui Pelabuhan Tanjung Lontar Tenau Kupang, Jumat (10/10/2014). Mereka dibekuk aparat karena tidak memiliki dukumen sebagai tenaga kerja.

22 tenaga kerja ini terdiri dari 18 orang laki-laki dan 4 orang wanita. Mereka hendak menyeberang dengan KM Bukit Siguntang untuk bekerja di perusahaan Kelapa Sawit di Kalimantan Selatan. Namun aksi mereka terendus oleh aparat. Mereka kemudian digiring ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTT, untuk diambil data.

Komandan KP3 Laut Pelabuhan Tenau Kupang, Iptu, Benediktus Minu kepada wartawan mengatakan, pihaknya menahan para tenaga kerja karena tidak meimiliki dokumen kerja dari daerah asal yakni Kabupaten Alor.

“Mereka hanya bermodal KTP dan hendak bekerja ke Kalimantan tanpa dokumen dari Dinas Nakertrans Alor sehingga kita amankan untuk didata. Salah satu tugas kami adalah melakukan pencegahan terhadap tenaga kerja ilegal yang ingin menyeberang lewat pelabuhan,” katanya.

Menurutnya, tertangkapnya 22 tenaga kerja asal Alor ini berkat kerja keras intelejen dilapangan sehingga mampu mendeteksi modus yang biasa dilakukan para tenaga kerja ilegal. “Setelah kami dapat infromasi dari intejeln dilapangan kita langsung bergerak sebelum kapal berangkat,” ungkapnya.

Sabilus Koilmo yang menjadi koordinator para tenaga kerja ini mengaku sebagai karyawan dari PT Mina Mas di Kalimantan Selatan. Perusahaannya bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit dan dia ditugaskan untuk mencari tenaga kerja.

“Saya dari perusahaan PT Mina Mas dan saya yang membawa mereka untuk bekerja,” katanya.

Sementara Apriel Koihar, salah satu tenaga kerja kepada wartawan mengaku, dirinya bersama teman-teman yang lain diming-imingi gaji 1.6 juta perbulan. “Selain gaji pokok 1,6 juta, katanya ada juga tunjungan mingguang 250 ribu perminggu serta tunjangan beras selama bekerja di sana,” ujarnya. (joey)

Komentar Anda?

━ Kabar Lainnya

Piala Wali Kota Kupang II Digelar, Rebutkan Total Hadiah Rp40 Juta

Kupang, seputar-ntt.com — Turnamen Tenis Piala Wali Kota Kupang II Tahun 2026 kembali digelar untuk mendorong pertumbuhan olahraga tenis sekaligus membuka ruang lebih luas...

Resmikan Gedung Baru SD Inpres Oesapa, Wali Kota Kupang: Sekolah Tempat Menjaga Mimpi Anak

Kupang, seputar-ntt.com - Di tengah keterbatasan dan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Kupang tetap menempatkan pendidikan sebagai investasi utama masa depan. Komitmen itu ditegaskan Wali...

Pemkot Hibah 200 Juta Untuk Askot PSSI, Wali Kota Bidik Masa Depan Sepak Bola Kota Kupang

Kupang, seputar-ntt.com - Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap sepak bola tidak berhenti pada wacana. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memastikan dukungan konkret melalui...

Wali Kota Kupang Lepas Kontingen Kempo ke Badung

Kupang, seputar-ntt.com - Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menitipkan pesan khusus kepada 31 atlet Shorinji Kempo Kota Kupang yang akan berlaga pada Kejuaraan...

Kadispora Kota Kupang Buka Turnamen Betlehem Naikolan Cup II, Dorong Pemuda Kembangkan Potensi

Kupang, seputar-ntt.com — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Kupang membuka Turnamen Futsal Betlehem Naikolan Cup II Tahun 2026 dengan membawa pesan penting bagi...