Waingapu, seputar-ntt.com – Memaknai momentum Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, PT PLN (Persero) ULP Sumba Timur terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan humanis. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi prosedur pasang baru serta pemahaman bahaya listrik bagi masyarakat Desa Pindu Hurani, Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, pada Rabu (09/09).
Kehadiran tim PLN di desa tersebut disambut hangat oleh warga setempat. Dalam sesi sosialisasi, Team Leader Pelayanan Pelanggan PLN ULP Sumba Timur, Roy Dwi Putra Sitorus, memaparkan kemudahan alur pengajuan pasang baru listrik secara transparan, mudah, dan resmi, termasuk edukasi pemanfaatan aplikasi PLN Mobile untuk kenyamanan transaksi layanan.
Sementara itu, edukasi terkait keselamatan ketenagalistrikan disampaikan oleh Team Leader K3 & Keamanan Layanan Pelanggan, Sullyvan Edgar Sula. Momen ini dimanfaatkan untuk membangun kesadaran warga akan pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan listrik, potensi bahaya dari instalasi swadaya yang tidak standar, serta risiko pemakaian sambungan ilegal.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa semangat Hari Pelanggan Nasional merupakan momentum bagi seluruh insan PLN untuk turun langsung mendengarkan dan mendampingi masyarakat hingga ke pelosok daerah.
“Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan wujud nyata kehadiran PLN untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap warga, termasuk di Desa Pindu Hurani, tidak hanya mendapatkan akses kelistrikan, tetapi juga merasakan rasa aman dan nyaman dalam menggunakannya. Edukasi langsung seperti ini adalah langkah preventif sekaligus bukti kasih dan kepedulian kami terhadap keselamatan masyarakat,” ujar F. Eko Sulistyono.
Sejalan dengan hal tersebut, Manager PLN ULP Sumba Timur, Yunianto Cahyo Kuncoro, menambahkan bahwa edukasi berkelanjutan mengenai keselamatan ketenagalistrikan merupakan bagian integral dari pelayanan PLN.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang valid dan tepat mengenai proses pasang baru listrik. PLN tidak hanya berfokus pada pasokan listrik, tetapi juga bertanggung jawab mengedukasi masyarakat agar energi listrik yang ada dapat dimanfaatkan secara aman, nyaman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutur Cahyo.
Apresiasi mendalam turut disampaikan oleh Kepala Desa Pindu Hurani, Stepanus Katauhi Tingimbani, atas kepedulian PLN yang bersedia hadir langsung di tengah-tengah warga desanya.
“Kami sangat mengapresiasi langkah teman-teman PLN yang sudah datang langsung ke Desa Pindu Hurani. Sosialisasi ini sangat berharga bagi warga kami agar semakin paham alur pelayanan resmi dan sadar pentingnya menjaga keselamatan diri serta keluarga dalam menggunakan listrik sehari-hari,” ungkap Stepanus.
Melalui momentum Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN mengajak seluruh masyarakat untuk terus memanfaatkan saluran pelayanan resmi PLN dan bersama-sama menjaga lingkungan di sekitar jaringan listrik demi keselamatan bersama.(*)
Follow