Kupang, seputar-ntt.com – Perairan Nusa Tenggara Timur yang hangat dan kaya terumbu karang menyimpan kekayaan hayati luar biasa, tetapi juga dihuni satwa laut yang bisa menyengat manusia. Ubur-ubur biarang, ikan lepu, dan bulu babi berduri adalah tiga penyebab keluhan paling umum yang dial wisatawan maupun nelayan lokal saat beraktivitas di laut. Mengenali pertolongan pertama yang benar menjadi kunci agar luka ringan tidak berkembang menjadi komplikasi serius.
Sengatan biarang atau ubur-ubur lazimnya meninggalkan bekas berupa garis kemerahan yang terasa panas dan gatal. Reaksi tubuh bervariasi, mulai dari rasa terbakar ringan hingga nyeri hebat yang menjalar. Pada sebagian orang yang sensitif, reaksi alergi bisa muncul lebih cepat dan berbahaya, ditandai sesak napas, pembengkakan wajah, atau jantung berdebar.
Langkah pertama yang paling penting adalah keluar dari air dan menjauhi hewan tersebut, bukan mencoba menyentuh atau membuangnya dengan tangan telanjang. Tentakel yang terputus dan hanyut tetap bisa menyengat selama beberapa jam. Setelah berada di tempat aman, luka sebaiknya dibersihkan dengan air laut, bukan air tawar.
Air tawar justru memicu sel sengat yang masih menempel di kulit untuk melepaskan racun secara serentak. Begitu pula menggosok kulit dengan tangan atau pasir hanya akan memperparah penyebaran racun. Sisa tentakel yang masih melekat dapat diangkat dengan hati-hati menggunakan pinset atau ujung karton, bukan dengan mengusapnya langsung.
Untuk meredakan nyeri, kompres area sengatan dengan air panas secukupnya, sekitar 40 sampai 45 derajat Celsius, selama 15 sampai 20 menit. Panas bekerja menetralkan komponen racun yang bersifat protein. Cara ini sudah menjadi rekomendasi standar penanganan sengatan ubur-ubur di banyak panduan medis internasional maupun nasional.
Secara khusus untuk sengatan ikan lepu yang berduri tajam, luka sebaiknya direndam air panas segera karena racunnya juga dapat dinetralkan panas. Duri yang tertinggal di kulit tidak boleh dipaksakan keluar sendiri bila masuk dalam. Sementara sengatan bulu babi yang menancap di telapak kaki umumnya ringan dan bisa ditangani dengan rendaman cuka atau air panas.
Pertolongan pertama bukan pengganti layanan medis. Segera bawa korban ke puskesmas atau rumah sakit terdekat bila nyeri tidak mereda, luka melebar, muncul demam, atau timbul gejala alergi berat. Anak-anak, lansia, dan penderita alergi memang sebaiknya mendapat penilaian tenaga kesehatan lebih dini meski lukanya tampak ringan.
Pencegahan tetap langkah terbaik. Saat berenang di pantai NTT seperti Tablolong, Oesapo, atau gugusan pulau di Labuan Bajo, gunakan pakaian renang yang menutup kulit, perhatikan peringatan warga lokal, dan hindari menyentuh satwa laut apa pun bentuknya. Menghormati laut beserta penghuninya adalah cara paling sederhana menjaga liburan tetap aman dan menyenangkan.(*)
Follow