Kupang, seputar-ntt.com – Kota Kupang yang menjadikan pintu gerbang ibukota provinsi NTT, maka masalah kebersihan tentunya jadi perhatian serius.Untuk itu melalui program 100 hari kerja Walikota Jefry Riwu Kore dan Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man, yang salah satu penanganan masalah kebersihan di Kota Kupang, maka Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan gencar lakukan pembersihan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersiahan Kota Kupang, Obed Kadji yang ditemui dilokasi, Kamis (14/9/2017), menuturkan, dalam rangka menjalankam program 100 hari Walikota dan Wakil Walikota Kupang, salah satu soal penanganan masalah kebersihan, maka sebagai dinas yang menangani langsung saat sudah mulai melakukan pembersihan.
“Pembersihan yang kami lakulan pada seluruh titik yang ada di tengah kota ini, dan ditambah pada titik yang belum tersentuh,” katanya.
Ia mengaku, pembersihan yang dilakukan oleh dinas tidak hanya masalah penanganan sampah warga, tapi juga selokan-selokan yang ada serta rumput-rumput yang tumbuh di ruas jalan baik dekat perkantoran, taman dan juga pinggiran jalan.
“Dalam.pembersihan ini, kami mengerakan semua staf yang ada di dinas untuk melakukan pembersihan. Sebab sesuai permintaan walikota perlu penanganan kebersihan lebih awal khususnya pada selokan-selokan ini, guna pada saat musim hujan tidak terjadi penyumbatan yang mengakibatkan air meluber ke jalan atau tergenang,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam pembersihan ini, tentunya tugas pengangkutan sampah tidak berjalan, tapi terus dilakukan sesuai jadwal yang sudah ada.
“Penanganan maslah kebersihan di kota ini, dinas terus berupaya untuk memberikan yang terbaik,” tutupnya. (riflan hayon)
Follow